JAKARTA, ZNEWS.id – Longsor yang menerjang perbukitan Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara, Ahad (16/11/2025), memaksa warga menyelamatkan diri tanpa sempat membawa barang berharga.

Rumah-rumah luluh lantak, termasuk hunian milik Mustarom (35).

Kini Mustarom bersama istri dan dua anaknya menetap di Pos Pengungsian GOR Beji dengan kondisi serba terbatas. Saat tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa membagikan pakaian anak pada Ahad (23/11/2025) malam, ia tak menyembunyikan rasa leganya melihat si bungsu, Arfam, ceria membawa baju barunya.

“Sangat membantu. Kami tidak banyak membawa pakaian,” ujar Mustarom yang bersyukur atas bantuan yang terus mengalir.

Malam itu, DMC Dompet Dhuafa menyalurkan pakaian untuk 43 penyintas anak serta snack ringan. Tim juga menyediakan makanan rebusan seperti ubi dan pisang untuk menghangatkan para pengungsi di tengah hujan yang tak kunjung reda.

Ahmad Yamin, Penanggungjawab Respons Bencana DMC Dompet Dhuafa, memastikan pendampingan akan terus dilakukan. “Di pos-pos pengungsian, DMC menyiapkan layanan Pos Hangat untuk memastikan makanan dan minuman selalu tersedia,” ujarnya.

Selain pelayanan pengungsian, personel DMC masih dikerahkan untuk membantu operasi pencarian korban di Dusun Situkung.

DMC Dompet Dhuafa mengajak masyarakat terus mendukung pemulihan penyintas longsor Banjarnegara yang terdampak secara fisik maupun psikologis.

LEAVE A REPLY