JAKARTA, ZNEWS.id – Sederet bencana hidrometeorologi masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada pekan ketiga Januari 2026.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir dan tanah longsor mendominasi kejadian bencana seiring tingginya curah hujan di sejumlah daerah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, salah satu kejadian menonjol adalah tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang terjadi pada Rabu (14/1/2026).
Longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah dengan kondisi tanah labil, sehingga memicu pergerakan tanah.
Akibat kejadian tersebut, enam desa di enam kecamatan terdampak, yakni Desa Ridogalih, Mekarsari, Sukamanah, Cikadu, Neglasari, dan Sukasirna. BNPB mencatat sebanyak 31 kepala keluarga terdampak, serta sejumlah akses jalan di Kecamatan Gegerbitung mengalami gangguan.
Hingga Kamis (15/1), BPBD Kabupaten Sukabumi telah menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi terdampak untuk melakukan pendataan dan penanganan awal. Proses pemutakhiran data masih terus dilakukan seiring perkembangan situasi di lapangan.
Selain longsor, banjir juga melanda wilayah lain di Pulau Jawa. Di Kabupaten Jember, Jawa Timur, banjir terjadi pada Selasa (13/1) akibat luapan Kali Clutak. Hingga Kamis (15/1), sebanyak 78 kepala keluarga di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, dilaporkan terdampak banjir.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah, sehingga kesiapsiagaan dan langkah mitigasi perlu terus diperkuat.





























