Ilustrasi zikir. (Foto: pinterest/Ilmfeed)

ZNEWS.ID JAKARTA – Ibadah haji dan umrah merupakan amalan istimewa yang tidak bisa semua orang menjalankannya. Karena tidak semuanya mampu, maka rukun Islam terakhir itu wajib dijalankan bagi orang yang mempunyai istitha’ah (kemampuan).

Tidak sedikit orang yang sebenarnya sudah dalam kondisi mampu berhaji, namun tidak ada sedikitpun kemauan berhaji. Orang yang modelnya seperti ini, Rasulullah menawarkan kepadanya untuk memilih mati dalam keadaan yahudi atau nasrani.

Ada juga orang yang hobi pelesiran atau traveling ke luar negeri, bahkan nyaris hampir semua negara di dunia sudah dia injak, namun tidak ada sedkitpun keinginan untuk berhaji.

Untuk orang yang modelnya begini, mau tidak mau harus siaga penuh dan siap maksimal menghadapi hisab di akhirat kelak.

Ada juga orang yang malas berhaji namun mahir bersilat lidah seperti politikus yang sedang berakrobat. Ketika orang lain bertanya kepadanya mengapa belum berhaji, dengan entengnya dia mengatakan: “Afwan, ane bukan ga mau haji, ane belum dapet panggilan dari Allah!”

Jawaban paling sopan dan mudah untuk orang model begini, ”Allah sudah lama banget manggil Ente, masalahnya kuping Ente budeg akut akibat males!”

Bagi umat Islam Indonesia yang menyadari kewajiban berhaji harus bersabar menunggu antrean berangkat haji. Ada yang 30 tahun, 25 tahun dan seterusnya.

LEAVE A REPLY