Ilustrasi maskne. (Foto: Freepik.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Maskne (masker + acne) alias jerawat yang muncul akibat penggunaan masker di era pandemi masih menjadi keluhan. Dokter spesialis kulit Vidyani Adiningtyas SpDV, menuturkan bahwa pemakaian masker dalam waktu lama, uap udara dari nafas, suhu tubuh, dan keringat, menyebabkan kelembapan, squalene meningkat serta merangsang kelenjar sebum yang menghasilkan banyak minyak.

“Apalagi jika kulit wajah kotor dan bercampur sel kulit mati, akan sangat mudah menyumbat pori-pori kulit. Kondisi ini akan merangsang kolonisasi dari bakteri C.acnes di kulit. Lebih buruk lagi, gesekan masker dengan kulit juga bisa membuat iritasi yang membuat peradangan lebih parah pada area yang berjerawat,” kata dokter spesialis kulit yang akrab disapa Tyas ini, dikutip dari Antara, Rabu (2/6/2021).

Tyas memberikan tips ampuh mengatasi jerawat di area tertutup masker, biasanya di kedua pipi, dagu, dan rahang.

“Rutin membersihkan wajah menggunakan sabun cuci wajah dengan pH balance dua kali sehari, tidur minimal 8 jam, hindari stres, hindari makanan dengan indeks glikemik tinggi,” ujarnya.

Dia juga menyarankan untuk selalu membersihkan benda-benda yang sering bersentuhan dengan kulit wajah secara berkala, seperti layar handphone hingga sarung bantal. Jangan lupa mengganti masker wajah begitu terasa lembap dan kotor.

Kemudian, lakukan perawatan sesuai dengan kondisi wajah dan jerawat.

“Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan produk treatment spot jerawat yang memiliki active ingredients, seperti: salisil acid, benzoil peroxide, sulfur, calamine dan zinc oxide, camphor. Yang paling penting adalah pastikan produk telah teruji klinis, teruji secara dermatologist, terbukti efektif dan tidak iritatif, serta telah mendapat sertifikasi BPOM,” ujar Tyas.

Editor: Agus Wahyudi

BACA JUGA  Pentingnya Menananamkan Sikap Empati pada Anak sejak Dini

LEAVE A REPLY