JAKARTA, ZNEWS.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bromo, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (14/9/2025) sore, ketika sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan keluarga karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember mengalami kecelakaan lalu lintas.

Bus Hino IND’S 88 dengan nomor polisi P-7221-UG yang membawa 52 penumpang tersebut dikemudikan oleh Al Bahri dengan kernet Mergi.

Delapan orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, termasuk tiga anak-anak.

Tujuh jenazah dimakamkan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Minggu malam. Mereka adalah Bela Puteri Kayila Nurjati (10), Hendra Pratama (37), Arti Wibowati (34), Wardatus Soleha (35), Aiza Fahrani Agustin (7), Desi Eka Agustini (33), dan Nasha Azkiya Naygara (14). Satu jenazah, Hesti Purba Wredhamaya (39), dimakamkan di Madiun sesuai permintaan keluarga.

Sementara itu 17 orang mengalami luka sedang hingga berat, sebanyak 15 korban dibawa ke RSBS untuk perawatan, sementara dua korban lainnya dirawat di RSUD Tongas dan RSUD dr Moh. Saleh Kota Probolinggo karena kondisinya belum stabil. Pihak RSBS melakukan perawatan intensif dan operasi untuk beberapa korban yang mengalami luka berat.

Dilansir Antara, Pemilik RSBS, Faida, mengaku tidak mengetahui kegiatan wisata ke Gunung Bromo yang dilakukan oleh karyawan dan keluarga mereka, karena kegiatan tersebut murni inisiatif karyawan secara mandiri.

Polda Jawa Timur menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut dengan menggunakan teknologi 3D scanner untuk menganalisis proses terjadinya kecelakaan. Hasil penyelidikan diharapkan dapat diketahui dalam waktu tiga hari.

LEAVE A REPLY