Ilustrasi bayi kembar. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Bagi sebagian pasangan, memiliki anak kembar merupakan impian yang melambangkan kebahagiaan ganda dalam keluarga. Meskipun tidak ada cara pasti untuk memastikan kehamilan kembar, sejumlah faktor dan metode tertentu diyakini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan tersebut.

Anak kembar merupakan dua atau lebih bayi yang lahir dari satu proses kehamilan. Kembar dapat berjenis kelamin sama atau berbeda, tergantung pada proses pembuahannya.

Kembar identik berasal dari satu sel telur yang membelah menjadi dua embrio, sedangkan kembar fraternal terjadi ketika dua sel telur dibuahi oleh dua sperma berbeda.

Berikut beberapa cara dan faktor yang dapat membantu meningkatkan peluang untuk memiliki anak kembar:

  • Kehamilan saat Menyusui

Hormon prolaktin yang diproduksi selama masa menyusui diduga bisa meningkatkan peluang hamil, termasuk kemungkinan hamil kembar. Namun, hal ini masih memerlukan pembuktian ilmiah lebih lanjut.

  • Meningkatkan Konsumsi Produk Susu

Produk susu mengandung hormon pertumbuhan yang dipercaya dapat merangsang terjadinya hiperovulasi, yaitu pelepasan lebih dari satu sel telur dalam satu siklus menstruasi.

  • Mengonsumsi Makanan Kaya Seng bagi Pria

Makanan seperti tiram, daging merah, unggas, dan kacang-kacangan yang kaya akan kandungan seng diyakini bisa meningkatkan jumlah dan kualitas sperma, yang dapat membuka peluang terjadinya pembuahan lebih dari satu sel telur.

  • Makanan Tinggi Protein dan Isoflavon

Asupan makanan seperti kedelai, tahu, ubi jalar, serta biji-bijian utuh dipercaya bisa mendukung pelepasan lebih dari satu sel telur, sehingga berpeluang menghasilkan kehamilan kembar.

  • Memberi Jeda Kehamilan

Memberi jarak antara kehamilan sebelumnya dan kehamilan berikutnya memungkinkan tubuh memulihkan diri dan mempersiapkan kondisi ideal, yang dinilai dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan kembar.

  • Konsumsi Tanaman Herbal Tertentu

Beberapa tanaman herbal seperti akar maca, akar licorice, minyak biji rami, evening primrose oil, dan black cohosh diyakini mampu menyeimbangkan hormon dan memperbaiki kesuburan. Namun, efektivitasnya masih perlu diteliti lebih lanjut secara medis.

  • Program Bayi Tabung (IVF)

Dalam program fertilisasi in vitro, lebih dari satu embrio bisa ditanamkan ke rahim, yang dapat meningkatkan kemungkinan lahirnya anak kembar.

  • Inseminasi Buatan

Metode inseminasi buatan, yakni dengan menyuntikkan sperma langsung ke dalam rahim—sering dikombinasikan dengan obat penyubur—juga diketahui dapat memperbesar peluang hamil kembar.

Faktor Pendukung Kehamilan Kembar

Selain metode di atas, terdapat pula beberapa faktor alami yang turut memengaruhi kemungkinan memiliki anak kembar:

  • Riwayat Keluarga

Perempuan yang memiliki garis keturunan kembar, terutama dari pihak ibu, cenderung memiliki peluang lebih besar untuk melahirkan anak kembar.

  • Riwayat Melahirkan Anak Kembar

Jika seorang wanita pernah melahirkan anak kembar sebelumnya, peluang untuk kembali hamil kembar menjadi lebih tinggi.

  • Postur Tubuh

Wanita yang bertubuh tinggi dan memiliki berat badan lebih besar disebut-sebut memiliki kecenderungan lebih besar untuk mengandung anak kembar, meski hal ini masih perlu dikaji lebih lanjut secara ilmiah.

  • Usia Ibu

Perempuan berusia di atas 35 tahun cenderung memiliki kadar hormon FSH (follicle-stimulating hormone) yang lebih tinggi, yang dapat merangsang pelepasan lebih dari satu sel telur.

  • Frekuensi Kehamilan

Semakin sering seorang wanita mengalami kehamilan, maka semakin besar pula peluangnya untuk mengandung anak kembar.

Meskipun ada berbagai cara dan faktor yang dipercaya dapat meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak kembar, hasilnya bisa berbeda pada setiap pasangan.

Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter spesialis kandungan sangat dianjurkan sebelum mencoba metode atau program tertentu, agar dapat dipastikan keamanannya bagi ibu dan bayi.

Mendambakan anak kembar memang menjadi harapan banyak pasangan, namun yang utama tetaplah keselamatan ibu dan kesehatan janin selama masa kehamilan.

LEAVE A REPLY