Dompet Dhuafa Yogyakarta menginisiasi program APD untuk Garda Terdepan Pahlawan Covid-19. (Foto: DD Yogyakarta)

ZNEWS.IS YOGYAKARTA – Pandemi Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Di Yogyakarta, per tanggal 28 April 2020, ada 95 kasus Covid-19.

Di balik cerita Covid-19, ada tersirat kisah pilu di dalamnya. Kisah ini terkait keterbatasan APD yang dialami sejumlah tenaga medis di Yogyakarta.

Karena adanya keterbatasan, banyak dari mereka terpaksa menggunakan mantel sebagai pengganti baju hazmat. Selain itu, penggunaan masker juga dibatasi saat penanganan pasien Covid-19

Padahal, APD merupakan hal yang penting bagi seorang tenaga medis. Merekalah orang pertama yang akan menangani pasien Covid-19. Risiko mereka paling tinggi dibandingkan yang lainnya.

Apabila tidak tersedia APD yang mecukupi, tidak menutup kemungkinan mereka akan terkena Covid-19. Akibat buruknya, mereka akan tumbang. Jika ini terjadi, pasien Covid-19 tidak akan mampu tertangani dengan baik. Lebih parahnya, akan berakibat kematian.

Dompet Dhuafa Yogyakarta berkolaborasi dengan mitra lembaga, yaitu Fakultas Kedokteran Gigi UGM. (Foto: DD Yogyakarta)

Berdasarkan data yang telah dikonfirmasi oleh Ikatan dokter Indoneisa (IDI) dan PDGI, setidaknya 24 orang dokter telah gugur dalam pertempuran melawan Covid-19.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan bagi seluruh kalangan, tak terkecuali Dompet Dhuafa Yogyakarta. Berangkat dari rasa keprihatinan ini, Dompet Dhuafa Yogyakarta menginisiasi program APD untuk Garda Terdepan Pahlawan Covid-19.

Melansir jogja.dompetdhuafa.org, Jumat (1/5/2020), pendanaan program berasal dari para donatur di seluruh Indonesia dan dari berbagai kalangan kelas ekonomi. Dalam pelaksanaannya, Dompet Dhuafa Yogyakarta berkolaborasi dengan mitra lembaga, yaitu Fakultas Kedokteran Gigi UGM.

Semenjak diluncurkan program APD untuk Garda Terdepan Pahlawan Covid-19, Dompet Dhuafa Yogyakarta telah menyalurkan sebanyak 110 pcs hazmat, 11 box masker bedah, 2 box masker N95, 30 pcs kacamata goggle, 6 box sarung tangan, dan 5 liter hand sanitizer.

Penerima manfaat dari program ini yaitu 3 Rumah Sakit (RS) di Yogyakarta. Rumah Sakit (RS) tersebut meliputi RSUP Sardjito, RSU Queen Latifa, dan RSU Rachma Husada. Selain APD, Dompet Dhuafa Yogyakarta juga turut membagikan bantuan suplemen bagi tenaga medis dalam bentuk multivitamin dan madu.

BACA JUGA  Jangan Takut Konsultasi Kesehatan Mental

Editor: Agus Wahyudi

LEAVE A REPLY