Tasya tampak sangat menikmati momen edukasi sambil berpetualang yang diadakan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: DDV)

ZNEWS.ID KUPANG – Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan aksi Orphantastic yang bertujuan memuliakan anak yatim, 13-20 Agustus 2023. Dalam aksi ini, sebanyak 50 anak yatim terlibat dalam dua agenda utama, yaitu Little Explorer dan Kado Yatim Nusantara.

Kegiatan Little Explorer mengajak anak-anak untuk berpetualang di tempat wisata Nekamese Kupang-NTT, sekaligus belajar dan bermain bersama. Sementara, Kado Yatim Nusantara melibatkan pembagian kado yang disesuaikan dengan keinginan anak-anak.

Selama kegiatan tersebut, para anak yatim tampak sangat menikmati momen edukasi sambil berpetualang, serta merasa bahagia atas kado yang mereka terima.

Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan aksi Orphantastic mengajak 50 anak yatim terlibat dalam dua agenda utama, yaitu Little Explorer dan Kado Yatim Nusantara, yang bertujuan memuliakan anak yatim, 13-20 Agustus 2023. (Foto: DDV)

Momen ini begitu dirasakan oleh para anak-anak hebat, salah satunya Natasha Bei (7), yang biasa disapa Tasya. Anaknya ceria, murah senyum, pemberani, dan sopan. Di balik senyumnya yang manis, Tasya menyimpan cerita yang pedih.

Di usianya yang masih belia, Tasya harus kehilangan ayahnya. Kini, yang dimiliki Tasya hanya ibunya. Bagi sang ibu, Tasya segala-galanya, satu-satunya harta yang dia miliki sepeninggalan ayahnya. Saat ini, Tasya bersama ibunya tinggal bersama oma yang qadarullah nonmuslim.

Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan aksi Orphantastic mengajak 50 anak yatim terlibat dalam dua agenda utama, yaitu Little Explorer dan Kado Yatim Nusantara, yang bertujuan memuliakan anak yatim, 13-20 Agustus 2023. (Foto: DDV)

Di usia belia itu, Tasya harus menghadapi tantangan lainnya, yakni tetap Istikamah dalam iman Islam di tengah keluarganya yang nonmuslim. Dari cerita ibunya, meskipun tempat tinggal mereka jauh dari masjid, sebisa mungkin tetap mengantar Tasya ke masjid untuk mengaji.

Kembali lagi ke rumah orang tuanya yang nonmuslim bukan berarti, ia akan kembali ke keyakinannya yang lama. Insyaaallah, ibu Tasya akan tetap istikamah.

BACA JUGA  Seru, Puluhan Anak Yatim Jelajah Seaworld dan Ocean Dream di Little Explorer Ancol

LEAVE A REPLY