JAKARTA, ZNEWS.id – Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya (YWIB) bersama Institut Kemandirian meluncurkan Bengkel Promatic di Karawaci, Tangerang, sebagai unit usaha hasil Program Inkubasi UMKM otomotif roda dua yang difungsikan sebagai laboratorium pemberdayaan berbasis keterampilan.

Bengkel Promatic merupakan tahap lanjutan dari pelatihan vokasional Institut Kemandirian. Unit ini dikembangkan melalui sistem inkubasi terstruktur, meliputi penguatan kapasitas teknis servis motor matic, pendampingan manajemen usaha, serta tata kelola keuangan dan operasional yang profesional.

Bengkel tersebut juga menjadi bagian dari target pengembangan lima unit inkubasi dengan standar layanan profesional dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.

Dalam peluncuran tersebut, turut diperkenalkan program Ber-Ojol (Bantuan Usaha dan Rawat Kendaraan Ojol), program Ramadan dari Dompet Dhuafa yang menyasar 1.447 pengemudi ojek online di wilayah Jabodetabek. Program ini melibatkan 24 UMKM bengkel, termasuk Bengkel Promatic, dengan layanan servis motor ringan dan bantuan sembako yang berlangsung pada 25 Februari hingga 8 Maret 2026.

Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Herdiansah, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen pemberdayaan ekonomi produktif bagi masyarakat dengan keterbatasan finansial namun memiliki keterampilan.

Sepanjang 2025, Dompet Dhuafa mencatat telah melayani 2,82 juta jiwa melalui program ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, dan dakwah.
Direktur Institut Kemandirian, Abdurrahman Usman, menyebut Bengkel Promatic menjadi ruang aktualisasi bagi alumni pelatihan vokasi sekaligus model bisnis pemberdayaan untuk menciptakan lapangan kerja baru melalui skema dana zakat yang terukur dan berkelanjutan.

Pada fase awal operasional, Bengkel Promatic menargetkan kapasitas layanan sekitar 2.400 unit motor per tahun atau sekitar 200 unit per bulan, seiring tingginya kebutuhan servis motor matic di kawasan padat penduduk usia produktif di Karawaci dan sekitarnya.

LEAVE A REPLY