Ilustrasi WiFi di ponsel. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Saat mengganti ponsel atau laptop baru, Kaspersky, perusahaan keamanan siber, menyarankan agar pengguna tidak lupa untuk menghapus koneksi WiFi pada perangkat lama mereka.

Ketika beralih perangkat dari ponsel atau laptop, biasanya pemiliknya ingat untuk menghapus foto, pesan, email, dan data pribadi lainnya. Tidak hanya perangkat ponsel dan komputer saja, tetapi juga banyak perangkat pintar lainnya yang memerlukan koneksi WiFi, seperti printer, jam tangan pintar, dan lemari es.

Kaspersky mengungkapkan bahwa sebagian besar perangkat menyimpan informasi jaringan WiFi dalam bentuk yang tidak terlindungi, yang membuat jaringan tersebut rentan terhadap potensi peretasan setelah perangkat dibuang atau dijual.

Menurut Kaspersky, mengakses jaringan WiFi milik orang lain memiliki nilai. Jika koneksi WiFi dari perangkat lama tidak dihapus dan perangkat tersebut kemudian dijual atau dibuang, serta kata sandi WiFi masih tersimpan dalam memori perangkat, maka jaringan WiFi tersebut mudah untuk diakses.

Keberadaan jaringan WiFi yang bocor dapat menjadi ancaman serius. Salah satu contohnya adalah ketika seseorang menggunakan koneksi WiFi tetangga untuk mencuri foto dan dokumen dari perangkat lainnya.

Situasi bisa menjadi lebih buruk jika jaringan WiFi disusupi oleh aktivitas ilegal, seperti penyebaran spam dan serangan DDoS. Para penjahat siber dapat meretas perangkat yang terhubung ke jaringan WiFi, dan kemudian memanfaatkannya sebagai proxy.

Proxy yang beroperasi dari jaringan rumah sering menarik minat peretas, menurut Kaspersky. Akibat kebocoran WiFi, pemilik dapat menghadapi beberapa konsekuensi, termasuk koneksi internet lambat, alamat IP masuk ke dalam daftar penolakan, dan dalam kasus yang jarang terjadi, kemungkinan diblokir oleh penyedia layanan internet atau bahkan dihadapkan pada tindakan hukum.

BACA JUGA  Sepanjang 2021, Ada 380 Ribu Berkas Berbahaya Beredar di Internet Setiap Hari 

LEAVE A REPLY