Ilustrasi Kesepian Sebabkan Masalah Gizi dan Kesehatan pada Lansia. (Foto: unsplash.com/Caroline)

ZNEWS.ID JAKARTA – Kesehatan mental menjadi hal penting yang harus dijaga oleh setiap orang, termasuk lansia. Karena, keterasingan dan kesepian memengaruhi keinginan untuk mengonsumsi makanan bergizi.

Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia Prof Dr dr Siti Setiati SpPD-KGer MEpid FINASIM, mengatakan bahwa rasa sepi itu dapat mendorong lansia menghabiskan waktu dengan berdiam diri, seperti tidur atau menonton televisi.

“Lansia kita cukup banyak yang hidup sendiri, kesepian membuat lansia malas makan,” kata Siti dilansir dari Antara.

Kesepian, kata dia, menyebabkan orang kehilangan nafsu makan karena makan itu kegiatan sosial. Karena itu, Siti meminta masyarakat waspada bila tubuh lansia jadi semakin kurus dari waktu ke waktu. Terutama bila pola makan yang diterapkan bukan untuk mengurangi berat badan.

“Jika berat badan turun dalam kurun tiga bulan dan nafsu makan berkurang, ada kemungkinan terjadi gangguan nutrisi,” tuturnya.

Di Indonesia, sebanyak 34,71 persen lansia tinggal bersama keluarga tiga generasi, nilai ini menurun sebesar 6 persen dari tahun sebelumnya. Padahal, berinteraksi dengan keluarga merupakan salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.

Karena, mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk merasakan keterlibatan sosial yang dapat menghadirkan perasaan bahagia. Kondisi ini dapat menurunkan risiko lansia untuk merasa kesepian atau diabaikan.

BACA JUGA  Resolusi Tahun Baru yang Realistis bagi Kesehatan Mental

LEAVE A REPLY