CILACAP – Seorang warga di Dusun Binangun RT 02 RW 03, Desa Tayem, Kecamatan Karangpucung, Cilacap selamat setelah tertimbun longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Wijonardi menjelaskan bencana tanah longsor terjadi di Kecamatan Karangpucung. Wijonardi mengatakan peristiwa itu mengakibatkan ruas jalan lingkungan tertutup material longsoran sepanjang 15 meter dengan ketebalan 3 meter, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Bencana tanah longsor di Dusun Cikondang RT 01 RW 01, Desa Panimbang, Kecamatan Cimanggu, mengakibatkan kerusakan pada bagian dapur rumah milik Jaidin karena tertimpa longsoran dari tebing setinggi 30 meter.

“Bahkan, Bu Watinem (67) mengalami luka ringan berupa memar pada bagian kaki, paha, dan pipi karena sempat tertimbun tanah longsor setinggi dada korban,” katanya.

Terkait dengan masih adanya potensi hujan lebat, dia mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi.

“Status siaga darurat, selalu diaktifkan selama masa hidrometrologi, apakah akan ada penetapan kedaruratan parsial per kejadian wilayah atau komunal. Kami perlu kaji cepat, Tim Reaksi Cepat sudah turun sejak awal kejadian, dan sampai saat ini kami terus kumpulkan data,” kata Wijonardi, dikutip Antara.

BPBD juga mendata bencana banjir terjadi di sembilan desa, yakni di Desa Citepus dan Prapagan (Kecamatan Jeruklegi), Desa Cisuru, Cipari, dan Ciserang (Cipari), Desa Tinggarjaya, Sidareja, dan Gunungreja (Sidareja), serta Desa Cikedondong (Bantarsari).

 

BACA JUGA  Curah Hujan hingga 215 milimeter akibatkan Banjir di Banyumas dan Cilacap

LEAVE A REPLY