Ilustrasi UMKM digital. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Digitalisasi dinilai menjadi solusi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkembang dan naik kelas untuk memperluas skala usahanya, setelah melewati fase sulit selama pandemi.

“UMKM perlu terus didorong untuk menggunakan platform digital guna memperluas jangkauan usahanya. Digitalisasi dapat membantu menghemat anggaran untuk pemasaran, menjangkau pasar yang lebih luas, dan membuka peluang untuk mengembangkan produknya,” kata peneliti rekanan lembaga penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Krisna Gupta, dilansir dari Antara.

Dia menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 mempercepat transformasi digital di Indonesia, termasuk bagi UMKM. Kebijakan pembatasan sosial serta perubahan pola konsumsi masyarakat memaksa UMKM untuk mengubah operasional usaha dengan menggunakan platform digital untuk pemasaran.

Penelitian CIPS menunjukkan, jumlah pengguna internet di Indonesia setiap tahunnya selalu tumbuh. Berdasarkan data APJII yang dirilis pada Juni 2022, tingkat penetrasi internet sudah mencapai 77,02 persen dan hampir 211 juta pengguna.

Penetrasi yang tinggi tersebut perlu dimanfaatkan dengan baik karena pandemi memberikan akselerasi terhadap proses digitalisasi di semua sektor.

Namun, Krisna menyayangkan pengetahuan teknologi yang masih rendah, keterbatasan infrastruktur, dan tenaga kerja yang kurang terampil dalam menggunakan teknologi masih menjadi kendala digitalisasi UMKM.

“Keragaman jenis UMKM juga membutuhkan intervensi yang tidak seragam supaya hasil yang diharapkan bisa tercapai,” kata dia.

BACA JUGA  Swiatek Bersyukur Pandemi Membuatnya Tidak Mabuk Kesuksesan

LEAVE A REPLY