Ilustrasi Air Zamzam. (Foto: Instagram.com @iluvquraan)

ZNEWS.ID JAKARTA – Kepala Daker Bandara Haryanto mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi saat akan pulang ke Tanah Air. Dia mengatakan bahwa jemaah haji sudah akan mendapat air zamzam setibanya di embarkasi kedatangan.

Menurut Haryanto, aturan penerbangan terkait air zamzam ini sangat ketat. Pemerintah Arab Saudi telah menyiapkan alat pemindai multiview yang mampu mendeteksi barang-barang terlarang sesuai aturan penerbangan internasional.

“Termasuk air zamzam. Bahkan perusahaan pengangkut mengingatkan bahwa 1ml airpun dilarang dimasukkan ke bagasi,” kata Haryanto, dilansir dari laman resmi Kemenag.

Perusahaan ini ditunjuk oleh Saudi Airline untuk menyiapkan gudang yang akan memeriksa, mengurus, dan mengangkut barang bagasi tercatat milik jemaah haji Indonesia.

Kasie Pelayanan dan Pemulangan (Yanmul) Daker Bandara Jeddah-Madinah, Edayanti Dasril Munir, menambahkan bahwa barang bagasi jemaah haji Indonesia, pada fase pemulangan akan dikumpulkan terlebih dahulu. Sebelumnya akan dilakukan penimbangan dengan bobot maksimal 32 kg.

“Koper bagasi dikumpulkan dua hari sebelum penerbangan. Barang bagasi maksimal 32 kg per jemaah,” tegas Eda, panggilan akrabnya.

Proses City Check akan dilakukan di hotel. Jemaah bisa langsung mendapat bukti bagasi alias claim tag dan boarding pass. Sehingga diharapkan tidak ada lagi barang-barang terlarang yang akan diangkut.

“Ini based on safety regulation. Jadi, barang yang tidak boleh dibawa antara lain aerosol, bahan mudah meledak, senjata tajam, uang dengan jumlah tertentu, termasuk air zamzam tidak boleh masuk dalam bagasi jemaah,” jelas Eda.

BACA JUGA  Sudah Lunasi Bipih, 80.313 Jemaah Haji Siap Berangkat ke Tanah Suci

LEAVE A REPLY