SLI melakukan uji coba Modul KliK sebagai prototipe aktivitas literasi di SDN Waringin, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/6/2022). (Foto: LPI DD)

ZNEWS.ID BOGOR – Salah satu program yang sedang dirancang oleh Tim Program Sekolah Literasi Indonesia (SLI) adalah Kelas Literasi Kreatif (KLiK). KLiK tersebut nantinya akan menyasar pengembangan budaya literasi di tiga ranah, yakni sekolah, keluarga, dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM).

Agar program KliK ini dapat menyasar dan memberi kebermanfaatan lebih luas, SLI merancang Modul KliK sebagai prototipe aktivitas literasi.

Modul yang sedang disusun ini kelak menghadirkan strategi dan metode praktis yang diharapkan dapat membantu para orang tua, tenaga pendidik, dan penggiat literasi dalam mengimplementasikan aktivitas literasi yang menyenangkan bagi anak.

SLI melakukan uji coba Modul KliK sebagai prototipe aktivitas literasi di SDN Waringin, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/6/2022). (Foto: LPI DD)

Kontennya disesuaikan untuk anak jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga usia Sekolah Dasar (SD).

Uji coba modul dilaksanakan di SDN Waringin, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Senin (20/6/2022). Dalam pelaksanaannya, Tim SLI melibatkan pihak sekolah; guru sebagai observer dan fasilitator, serta siswa sebagai pembelajar yang diberikan aktivitas literasi yang menyenangkan.

Pelibatan guru sebagai observer dan fasilitator pada tahap uji coba modul, bertujuan agar mampu memberikan feedback kepada tim program guna mengoptimalkan rancangan modul yang sudah disusun.

Selain itu, keterlibatan mereka juga diharapkan mampu melihat contoh atau gambaran aktivitas yang melibatkan keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar di dalam maupun luar kelas.

Aktivitas yang disusun dalam KLiK mencakup seluruh dimensi literasi yaitu literasi baca tulis, literasi sains, literasi numerasi, literasi finansial, literasi digital, serta literasi budaya dan kewargaan.

BACA JUGA  Sekolah Dampingan DD Yogyakarta Manfaatkan Media sebagai Sarana Dakwah dan Budaya

LEAVE A REPLY