Ilusrasi Ilmuwan Cina Temukan Gen yang Bisa Membuat Padi Lebih Tahan Panas.  (Foto: ANTARA/Adiwinata Solihin)

ZNEWS.ID SHANGHAI – Ilmuwan Cina menemukan dua gen dalam beras yang dapat membuat tanaman makanan pokok tersebut lebih tahan panas sehingga tanaman tidak mudah rusak karena panas.

Gabungan peneliti dari Institut Fisiologi dan Ekologi Tanaman Shanghai di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) dan Universitas Jiao Tong Shanghai mengungkapkan mekanisme di mana membran sel beras merasakan sinyal tekanan panas eksternal sebelum berkomunikasi dengan kloroplas.

Kloroplas merupakan organ tempat fotosintesis berlangsung untuk mengatur toleransi panas. Panas yang terlalu tinggi dapat merusak kloroplas tanaman. Ketika suhu melebihi toleransi biasa pada tanaman maka hasil panen pun akan cenderung menurun.

Para peneliti mengidentifikasi lokus dengan dua gen, Thermo-tolerance 3.1 (TT3.1) dan Thermo-tolerance 3.2 (TT3.2). Keduanya berinteraksi bersama untuk meningkatkan termotoleran beras dan mengurangi kerugian hasil biji-bijian yang disebabkan oleh stres panas.

Para peneliti menemukan bahwa akumulasi TT3.2 dapat memicu kerusakan kloroplas terkait stres panas, tetapi, dalam skenario itu, TT3.1 dapat berfungsi sebagai remedi.

Setelah stres panas, TT3.1, termosensor potensial, akan membuang membran sel dari sel untuk menurunkan protein TT3.2 matang.

“Studi ini menjelaskan mekanisme molekuler baru yang menghubungkan membran sel tanaman dengan kloroplas dalam menanggapi sinyal pemanasan,” kata salah satu penulis koresponden makalah tersebut, Lin Hongxuan, dari Institut Fisiologi dan Ekologi Tanaman Shanghai.

BACA JUGA  Ilmuwan Cina Temukan Mimikri Semut dari Pertengahan Zaman Kapur

LEAVE A REPLY