Ilustrasi Sunah Kurban Anjuran Nabi Muhammad SAW. (Foto: dompetdhuafa.org)

ZNEWS.ID JAKARTA – Idul Adha kian mendekat, pertanda momen kurban segera dimulai. Ibadah kurban bukan sekadar penyembelihan hewan ternak biasa. Namun, dibarengi juga dengan tata cara serta sunah kurban yang perlu dilakukan agar semakin berkah.

Jumhur ulama tentang hukum kurban disebut sebagai sunah muakad, yaitu sunah yang dianjurkan oleh Rasululllah shallahualaihi wassalam. Dengan demikian, kurban merupakan ibadah yang sangat disarankan terutama orang-orang yang memang mampu melaksanakannya.

Sebelum mendalami tentang kurban, ada baiknya kita kenali beberapa sunah kurban berikut ini:

1. Mencari Hewan yang Gemuk dan Berisi

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ وَسَمَّى وَكَبَّرَ وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ عَلِيٍّ وَعَائِشَةَ وَأَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي أَيُّوبَ وَجَابِرٍ وَأَبِي الدَّرْدَاءِ وَأَبِي رَافِعٍ وَابْنِ عُمَرَ وَأَبِي بَكْرَةَ أَيْضًا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Qutaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Awanah dari Qatadah dari Anas bin Malik ia berkata ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkurban dengan dua ekor kambing gemuk lagi bertanduk beliau menyembelih keduanya dengan tangannya sendiri. Beliau menyebut nama Allah, bertakbir serta meletakkan kakinya di atas lambungnya.’

Ia berkata.

‘Dalam bab ini ada hadis serupa dari Ali, ‘Aisyah, Abu Hurairah, Abu Ayyub, Jabir, Abu Darda, Abu Rafi’, Abu Umar dan Abu Bakrah.’ Abu Isa berkata ‘Ini adalah hadis hasan sahih’.” (Hadis Jami’ At-Tirmidzi No 1414)

2. Tidak Memotong Kuku dan Rambut Sampai Kurban Disembelih

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ الْمَكِّيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ سَمِعَ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ يُحَدِّثُ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا دَخَلَتْ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلَا يَمَسَّ مِنْ شَعَرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئًا قِيلَ لِسُفْيَانَ فَإِنَّ بَعْضَهُمْ لَا يَرْفَعُهُ قَالَ لَكِنِّي أَرْفَعُهُ

BACA JUGA  Nasihat Ali bin Abi Thalib tentang Harta

Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar Al Makki telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abdurrahman bin Humaid bin Abdurrahman bin ‘Auf bahwa dia mendengar Sa’id bin Musayyab menceritakan dari Ummu Salamah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.

‘Jika telah tiba sepuluh (Zulhijah) dan salah seorang dari kalian hendak berkurban, maka janganlah mencukur rambut atau memotong kuku sedikitpun.’

Dikatakan kepada Sufyan.

‘Sebagian orang tidak memarfu’kan (hadits ini)?’ Sufyan menjawab, ‘Akan tetapi saya memarfu’kannya’.” (Hadis Sahih Muslim No 3653)

LEAVE A REPLY