Dompet Dhuafa melakukan Quality Control (QC) kepada hewan ternak yang akan dikurbankan di wilayah Sulawesi Tenggara. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID KONAWE – Menjelang datangnya Idul Adha 1443 H, umat Islam di seluruh Indonesia mulai sibuk mencari hewan ternak terbaik untuk dikurbankan. Tidak hanya masyarakat yang ingin berkurban, Dompet Dhuafa melalui program Tebar Hewan Kurban (THK) juga mulai mempersiapkan hewan ternak terbaik untuk para pekurban tahun ini.

Dompet Dhuafa memiliki DD Farm yang merupakan pemberdayaan hewan ternak di beberapa wilayah untuk memenuhi kebutuhan saat Idul Adha tiba. Tidak hanya DD Farm, Dompet Dhuafa juga memberdayakan para peternak lokal yang ada di seluruh Indonesia, sekaligus menjadi mitra penyaluran daging kurban hingga ke pelosok negeri.

Salah satunya di wilayah Sulawesi Tenggara. Sebagai pemasok sapi terbesar kedua di Indonesia, Sulawesi Tenggara banyak memiliki peternak sapi lokal yang mampu memenuhi kebutuhan hewan kurban masyarakat.

Dompet Dhuafa bermitra dengan para peternak lokal di Sulawesi Tenggara untuk memenuhi kebutuhan sapi di momentum kurban. (Foto: Dompet Dhuafa)

Melihat potensi tersebut, Dompet Dhuafa bermitra dengan para peternak lokal untuk memenuhi kebutuhan sapi di momentum Idul Adha 1443 H. Nantinya, akan ada 350 ekor sapi yang diambil dari para peternak lokal Sulawesi Tenggara dan didistribusikan di wilayah tersebut.

Di tengah kerisauan masyarakat terhadap wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Idul Adha, Dompet Dhuafa melakukan Quality Control (QC) kepada hewan ternak yang akan dikurbankan, termasuk di wilayah Sulawesi Tenggara.

Hal ini semata-mata agar para sahibul kurban merasa aman dan nyaman melakukan kurban di tengah ketakutan masyarakat terhadap wabah PMK.

QC ini juga bertujuan mengukur kelayakan hewan kurban dari segi bobot, ukuran, hingga kesehatan hewan kurban, khususnya sapi yang rentan terserang PMK.

BACA JUGA  Kakek Muallaf Butuh Rumah Layak

LEAVE A REPLY