Sekolah Guru Indonesia (SGI) menyelenggarakan perkuliahan ke-6 SGI Master Teacher Samarinda dengan materi pembelajaran berdiferensiasi, Minggu (22/5/2022). (Foto: LPI DD)

ZNEWS.ID SAMARINDA – Sekolah Guru Indonesia (SGI) Master Teacher Samarinda sudah memasuki perkuliahan ke-6 dengan materi pembelajaran berdiferensiasi, Minggu (22/5/2022). Perkuliahan diawali dengan apel pagi dan refleksi kondisi peserta kegiatan.

Guru Wahyu sebagai trainer dalam perkuliahan menyampaikan materi dalam dua sesi. Sesi pertama mengenai pembelajaran berdiferensiasi mulai dari definisi hingga klasifikasinya.

Trainer mengingatkan kembali bahwa konsep pembelajaran berdiferensiasi merupakan konsep lama yang kembali digaungkan.

Meskipun konsep pembelajaran ini sudah hadir sejak lama, tapi masih jarang diaplikasikan. Saat ini, guru-guru sudah miskonsepsi terkait pembelajaran berdiferensiasi.

Meskipun secara definisi pembelajaran berdiferensiasi artinya praktik belajar untuk memenuhi kebutuhan siswa yang beragam.

Namun pada hakikatnya, pembelajaran berdiferensiasi bukan mengajar dengan 30 metode untuk 30 siswa, membedakan jumlah soal untuk siswa yang cepat, mengelompokkan siswa pintar secara homogen, dan membedakan tugas pada setiap siswa.

Pembelajaran berdiferensiasi mengacu pada kebutuhan belajar siswa yang mencakup kesiapan belajar, minat belajar, dan profil belajar siswa.

BACA JUGA  Peserta Indonesian Teacher Leadership Festival 2022 Ajak Masyarakat Maksimalkan Potensi Daerahnya

LEAVE A REPLY