Ilustrasi. (Foto: babylonradio.com)

Oleh: Rahmawati Rahayu (Penerima Manfaat Bakti Nusa 11)

ZNEWS.ID JAKARTA – Salah satu dari enam hak sesama muslim adalah apabila engkau dimintai nasihat, berilah nasihat kepadanya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hak muslim kepada muslim yang lain ada enam. Beliau shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ‘1) Apabila engkau bertemu, ucapkanlah salam kepadanya; 2) Apabila engkau diundang, penuhilah undangannya; 3) Apabila engkau dimintai nasihat, berilah nasihat kepadanya; 4) Apabila dia bersin lalu dia memuji Allah (mengucapkan ’alhamdulillah’), doakanlah dia (dengan mengucapkan ’yarhamukallah’); 5) Apabila dia sakit, jenguklah dia; dan 6) Apabila dia meninggal dunia, iringilah jenazahnya (sampai ke pemakaman)’.” (HR Muslim No 2162)

Sebagai Muslim kita diwajibkan memberikan nasihat kepada saudara kita ketika meminta nasihat. Jika ia tidak meminta, maka tidaklah wajib.

Namun jika kita tidak dimintai nasihat, lalu ada kebatilan atau mudarat ketika tidak dinasihati, maka tetap wajib memberikan nasihat karena hal ini adalah bentuk menghilangkan kemungkaran pada saudara muslim.

Beberapa dari kita lupa bahwa selain menasihati seseorang dalam kebenaran, kita juga diperintahkan untuk sabar terhadapnya.

Dalam surah Al-‘Ashr, Allah ta’ala berfirman: “(1) Demi masa. (2) Sungguh, manusia berada dalam kerugian. (3) Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.”

Sering kali kita terburu-buru, berharap dengan satu nasihat yang diberikan akan mengubah cara pandang seseorang. Padahal, hidayah itu hanyalah Allah yang memberikan. Tugas kita hanyalah menyampaikan.

BACA JUGA  Salat Menjadi Penyejuk Hati

LEAVE A REPLY