Tiwul, kuliner khas Desa Wisata Kaki Langit di Dusun Cempuk, Desa Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto: indonesia.travel)

3. Tiwul

Kuliner berikutnya yang wajib dicoba adalah tiwul. Mungkin makanan ini sudah familier di kalangan masyarakat Indonesia khususnya di Pulau Jawa karena di beberapa daerah, tiwul digunakan sebagai makanan pokok pengganti nasi.

Tiwul terbuat dari singkong kering yang disebut gaplek. Sebelum dimasak, gaplek ditumbuk terlebih dahulu hingga halus, setelah itu baru dikukus hingga matang.

Tiwul dapat disantap dengan lauk pauk lain seperti ikan asin, tempe bacem, dan juga sayur bayam. Tiwul juga bisa dijadikan sebagai camilan yaitu disajikan dengan siraman gula merah cair dan kelapa parut. Selain itu, bisa ditambah pelengkap lainnya seperti ketan hitam, jagung pipil rebus maupun kacang rebus.

4. Gudeg Manggar

Berwisata ke Yogyakarta rasanya tak lengkap tanpa mencicipi gudeg. Begitu pula jika berkunjung ke Desa Wisata Kaki Langit, tidaklah lengkap tanpa mencicipi gudeg khasnya yaitu gudeg manggar.

Biasanya, gudeg berbahan utama nangka muda, sedangkan gudeg manggar berbahan dasar putik bunga kelapa muda. Gudeg manggar memiliki cita rasa manis seperti gudeg pada umumnya dan disajikan dengan lauk pendamping seperti tempe bacem, telur, dan sambal goreng krecek.

Namun, ada juga yang disajikan dengan tulang dan kulit ayam sehingga membuat rasa gudeg manggar lebih gurih dan nikmat.

Sumber: indonesia.travel

LEAVE A REPLY