Dompet Dhuafa, TokoCare, BeKind, dan WeCare menyalurkan 100 paket school kit kepada anak-anak yatim yang berada di bawah binaan Yayasan Bina Putra di Kampung Selaawi, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/5/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID BOGOR – Aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah mulai berjalan secara luring (offline). Termasuk di sekolah-sekolah di kawasan Bogor, Jawa Barat. Direncanakan, KBM Tahun Ajaran Baru 2022/2023 akan berlangsung secara luring di setiap sekolah.

Dompet Dhuafa bersama tiga lembaga sosial lainnya berkolaborasi mempersiapkan alat-alat sekolah (school kit) untuk anak-anak yatim yang akan menempuh pendidikan tahun ajaran baru.

Jumat (13/5/2022), Dompet Dhuafa, TokoCare, BeKind, dan WeCare mendatangi Yayasan Bina Putra di Kampung Selaawi, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk menyalurkan bantuan 100 paket school kit kepada anak-anak yatim yang berada di bawah binaan Yayasan Bina Putra.

Berdiri sejak 1984, Yayasan Bina Putra kini menaungi 100 anak yatim yang berasal lima desa di Kecamatan Caringin. Dengan pemberian bantuan paket school kit ini, keempat lembaga sosial ini berharap dapat memicu semangat anak-anak untuk giat belajar dan menggapai cita-cita.

Dompet Dhuafa, TokoCare, BeKind, dan WeCare menyalurkan 100 paket school kit kepada anak-anak yatim yang berada di bawah binaan Yayasan Bina Putra di Kampung Selaawi, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/5/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

Ketua Yayasan Bina Putra, Usup Hidayat, mengatakan bahwa program yang dikedepankan oleh Yayasan Bina Putra adalah program pendidikan. Anak-anak yatim yang menjadi binaannya mulai dari berbagai tingkatan, PAUD hingga SLTA.

Yayasan berupaya mengantarkan anak-anak ini sampai lulus SLTA. Menurut Usup, anak-anak binaannya bersekolah di tempat yang berbeda-beda, namun untuk pembiayaan pendidikan, oleh yayasan.

Sepekan sekali, pihak yayasan mengadakan perkumpulan bagi anak-anak untuk saling silaturahmi dan mengenal sekaligus memberikan uang jajan dari yayasan.

“Kegiatan santunan tahunan di sini setidaknya ada empat. Ramadan, Idul Adha, 10 Muharam, dan tahun ajaran baru. Dua tahun kemarin karena sekolahnya online, maka tidak ada santunan untuk tahun ajaran baru. Kebetulan ini sekolah sudah mulai aktif masuk biasa. Kebetulan juga Dompet Dhuafa memberikan bantuan paket alat sekolah, anak-anak senang dapat hadiah sebelum masuk sekolah tahun ajaran baru,” ucapnya.

BACA JUGA  Berbagi Pengetahuan Corona di Hadapan 400 Anak Bantar Gebang

LEAVE A REPLY