JAKARTA – Suku Dinas Kesehatan ( Sudinkes ) Jakarta Barat memastikan seorang anak berusia delapan tahun berinisial A yang meninggal dunia di Taman Sari, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu terkonfirmasi mengidap hepatitis akut.

“Iya yang meninggal satu itu dari Taman Sari, dari RSCM juga sudah dipastikan seperti itu (Hepatitis Akut),” kata Pelaksana Tugas Kepala Sudinkes Jakarta Barat Yudi Dimyati saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Berdasarkan hasil penelusuran, Yudi mengatakan, korban berasal dari lingkungan pemukiman menengah ke bawah. Meski demikian, Yudi belum dapat memastikan apa penyebab anak tersebut terjangkit.

“Karena kalau Hepatitis ini, Hepatitis a saja bisa lewat keringat, jadi tangan sedangkan Hepatitis B, C itu dari cuci darah kemudian lebih sulit lagi kita juga belum bisa pastikan penyebabnya apa sih,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau kepada warga yang tinggal di sekitar rumah korban untuk melapor ke puskesmas jika mengalami gejala-gejala tertentu seperi panas, mual-muntah, nyeri di bagian perut hingga tanda menguning.

Sebelumnya, Sudinkes Jakarta Barat melaporkan seorang anak berusia delapan tahun di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat, meninggal dunia diduga terindikasi sebagai probable Hepatitis Akut.

Dikatakan Arum, anak tersebut telah dinyatakan meninggal dunia pada Selasa 19 April 2022 setelah menjalani sejumlah perawatan intensif di rumah sakit.Anak tersebut mengalami gejala demam, mual, muntah, diare, dan menurunnya kesadaran.

“Pasien tersebut sakit di tanggal 5 April 2022, lalu dirujuk ke RSUD Sawah Besar pada 15 April 2022, kemudian dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo pada 17 April 2022. Dua hari kemudian dinyatakan meninggal dunia,” papar Arum, dikutip dari Sindonews.

 

BACA JUGA  Ada 18 Kasus Dugaan Hepatitis Akut di Indonesia

LEAVE A REPLY