Ilustrasi Belajar Kehidupan dari Lari Maraton. (Foto: Shutterstock)
  • Menghilangkan Lelah dengan Mudah

Maraton sangatlah menguji daya tahan seluruh tubuh dari seorang pelari. Ternyata, hal tersebut juga sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang penuh dengan tantangan.

Mengulik penyebab kelelahan yang sering terjadi pada pelari ialah ketika ia tidak tahu bagaimana cara lari dengan benar. Bagaimana cara mengatur postur tubuh, pernapasan, dan menjaga stamina merupakan dasar yang harus diketahui pelari.

Seperti halnya kehidupan, perlu kita ketahui lebih dalam tentang keilmuan dasar yang menunjangnya. Sebagai contoh, pedoman kehidupan yang jelas ialah dari Al-Qur’an dan hadis.

  • Ujian dan Tantangan Bergantian Datang

Terik matahari yang menyengat, godaan untuk beristirahat, dan napas yang terengah-engah merupakan beberapa hal yang bisa menjadi cobaan yang berat bagi para pelari. Kehidupan pastilah memiliki cobaan yang berat dan menantang untuk bisa kita hadapi. Namun, cobaan itu juga bisa memberikan pelajaran dan manfaat yang besar.

Terik matahari sangatlah panas. Di sisi lain, ternyata sinar matahari pagi bisa membantu metabolisme tubuh untuk memproduksi vitamin D yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Melihat orang lain bersantai dalam kedamaian ternyata bisa menggoda para pelari untuk beristirahat. Tetapi, ketika pelari beristirahat, ia bisa kehilangan tempo lari dari yang sebelumnya ia buat.

Cobaan bisa menjadi suatu hal yang merugikan kita, tapi juga bisa menjadi pelajaran berharga untuk mengintrospeksi diri agar lebih berkembang.

  • Kita sebagai Seorang Individu

Sekali ayuhan sepeda tak sebanding dengan sekali langkah seorang pelari. Dalam kehidupan, kita diberikan anugerah yang berbeda bagi setiap orang. Ada yang diberikan lebih dan ada pula yang berkecukupan.

Ingatlah, sejatinya anugerah yang perlu disyukuri ialah kita masih memiliki tubuh untuk hidup. Pelari single maraton bisa merasakan bahwa ia tidaklah lari sendirian.

BACA JUGA  Agar Lansia Tetap Aktif dan Tidak Mudah Jatuh

LEAVE A REPLY