Ilustrasi: Dompet Dhuafa dan Tokopedia menebar kebahagiaan Ramadan dengan kado spesial untuk yatim di Panti Asuhan Wibawa Mukti, Balong, Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), Minggu (17/4/2022). (Foto: DD Jatim)

Ali menambahkan, dari aspek penyaluran program, memasuki fase pemulihan pascapandemi Covid-19 sangat dibutuhkan kerja sama maupun gotong-royong untuk menstabilkan perekonomian masyarakat. Berbagai program sukses digulirkan Dompet Dhuafa selama Ramadan 1443 H dengan 18 program penyaluran yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, luasnya jaringan yang dimiliki Dompet Dhuafa mampu dimaksimalkan untuk melakukan penyaluran hingga ke pelosok negeri. Hal ini semata-mata untuk memperluas jangkauan penerima manfaat dari setiap program.

Sampai menjelang batas akhir penyaluran zakat yaitu sebelum salat Idul Fitri, Dompet Dhuafa masih terus menyalurkan amanah dari para muzaki kepada mereka yang berhak.

“Untuk Ramadan, Dompet Dhuafa memang lebih banyak menyalurkan dana sosial. Ada 18 menu program penyaluran di Ramadan 1443 Hijriah. Mulai dari borong dagangan UMKM, Grebek Kampung Ramadan, Tebar Zakat Fitrah, Food for Dhuafa, dan seterusnya. Itu semua kami salurkan di 34 provinsi di Indonesia,” tuturnya.

Setidaknya, kata Ali, ada sekitar 206 ribu jiwa (data pencatatan hingga 30 April 2022) di 161 kabupaten dan kota yang menjadi penerima manfaat. Sementara, Dompet Dhuafa terus menumbuhkan penghimpunan hingga waktu Subuh sebelum salat Idul Fitri.

BACA JUGA  Cekal Corona, LKC Jakarta Fokus Kesehatan Bayi dan Ibu Hamil

LEAVE A REPLY