Ilustrasi Bahaya Uang Haram bagi Anak dan Keluarga. (Foto: Shutterstock.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Ada saja faktor yang berkontribusi susahnya mencari uang. Meskipun begitu, sesulit apapun, jauhkan diri untuk mendapatkan uang dari sumber yang haram. Allah berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ اَخْرَجْنَا لَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ ۗ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِاٰخِذِيْهِ اِلَّآ اَنْ تُغْمِضُوْا فِيْهِ ۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Mahakaya, Maha Terpuji.”

Inilah dampak buruk jika menghasilkan uang dari hal haram, yaitu:

1. Memicu Murka Allah SWT

Harta yang berasal dari jalan haram dapat memicu murka Allah SWT. Hal ini telah Rasulullah SAW wanti-wanti kepada keponakannya, Ali bin Abi Thalib:

يا علي، اذا غضب الله على احد رزقه مالا حراما. فاذل اشتد غضبه عليه وكل به شيطانا. يبارك له فيه ويصحبه ويشغله بالدنيا عن الدن. ويسهل له امور دنياه ويقول: الله غفور رحيم

Artinya: “Wahai Ali, jika Allah marah kepada seseorang maka Allah akan memberinya rezeki yang haram. Dan ketika Allah semakin marah kepada seseorang hamba maka Allah akan mewakilkan (memberi kuasa) kepada setan untuk menambah rezekinya dan menemaninya, menyibukkannya dengan dunia serta melupakan agama. Memudahkan urusan dunianya dan setan berkata (menggoda dengan kalimat): ‘Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang’.”

BACA JUGA  Menyiasati Problem Orang Tua Masa Kini, Mengasuh dan Bekerja dari Rumah

LEAVE A REPLY