Ilustrasi perbedaan intoleransi laktosa dan alergi susu sapi. (Foto: Ist)

ZNEWS.ID JAKARTA – Kondisi intoleransi laktosa tidak bisa disamakan dengan alergi susu sapi. Sebab, keduanya memiliki perbedaan yang dapat diidentifikasi melalui respons tubuh hingga gejala-gejala yang muncul.

“Perbedaan nyata antara alergi susu dan intoleran laktosa yaitu dari respons tubuh kita,” kata Ahli gizi dr Arif Sabta Aji SGz, yang juga dosen Kesehatan Masyarakat di Universitas Alma Ata.

Arif menjelaskan bahwa kondisi intoleransi laktosa tidak dapat diubah atau disembuhkan, berbeda dengan alergi susu yang dapat berkurang apabila mengonsumsi obat. Bahkan, hilang seiring dengan bertambahnya usia seseorang.

Intoleransi laktosa merupakan kondisi saat seseorang tidak mampu mencerna laktosa dalam produk susu secara sepenuhnya karena kekurangan enzim laktase yang terdapat di dalam saluran pencernaan.

Enzim ini, kata Arif, berfungsi mengubah laktosa menjadi bentuk sederhana, yaitu glukosa dan galaktosa yang bermanfaat untuk sistem metabolisme di dalam tubuh.

“Sementara, alergi susu itu disebabkan oleh respon sistem imun tubuh kita yang berlebihan karena protein susu yang dikonsumsi. Alergi susu sebenarnya bisa kita tangani, tidak seperti intoleran laktosa,” ujarnya, dikutip dari Antara, Jumat (14/1/2022).

Selain itu, perbedaan antara intoleran laktosa dan alergi susu juga dapat dilihat dari gejala-gejalanya. Pada alergi susu, biasanya penderita mengalami ruam atau gatal-gatal pada kulit. Sementara, intoleransi laktosa menimbulkan efek yang tidak nyaman pada saluran pencernaan setelah 30 menit hingga dua jam mengonsumsi susu.

BACA JUGA  Alergi Susu Sapi Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak

LEAVE A REPLY