Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Surabaya. (Foto. Ist)

Oleh: Desy Rahmayanti Khumairo (PM Bakti Nusa 9 Surabaya)

ZNEWS.ID JAKARTA – Energi merupakan topik yang menarik untuk diperbincangkan, mengingat semakin lama energi semakin menipis jika tidak dilakulkan antisipasi untuk mengatasinya. Oleh karena itu, diperlukan ide-ide alternatif untuk mengganti energi tak terbarukan secara perlahan.

Energi alternatif ada banyak jenisnya, mulai dari air, angin, surya atau matahari, maupun tumbuhan. Energi merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Semakin berkembangnya teknologi saat ini, membuat kebutuhan pasokan energi menjadi meningkat drastis. Penyebab dari hal tersebut, salah satunya adalah faktor ekonomi.

Dipermudahnya perekonomian saat ini membuat perubahan nasional cukup dinamis. Bahkan, abad 20 ini sudah termasuk ke dalam era-digital, di mana semua alat serba instan dapat diperoleh dengan harga terjangkau.

Masyarakat semakin dimudahkan terkait urusan pekerjaan. Namun, di sisi lain energi yang diperlukan untuk mengatasi pasokan alat digital tersebut semakin besar. Energi yang diperlukan salah satunya adalah energi listrik.

Energi listrik sangat berpengaruh pada aktivitas sehari-hari. Energi listrik dapat digunakan sebagai penerangan di malam hari, suplai energi pada baterai gawai, dan alat rumah tangga lainnya. Jika energi listrik mengalami kekurangan, akan berkesinambungan pada pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Hal ini sejalan dengan yang dinyatakan dalam situsenergi.com. Dalam supply listrik selama ini, ada PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) yang bisa menghasilkan listrik dalam kapasitas besar, stabil  dan bersih. Selain itu, ada PLTU batubara berkapasitas besar, listrik stabil, tapi kurang bersih karena menghasilkan debu.

Namun, energi tersebut jika digunakan secara terus-menerus akan habis. Maka, perlu energi terbarukan yang lain untuk menciptakan listrik. Misalnya, geothermal, surya, angin, biomas, hydro, dan arus laut. Untuk PLT Surya, angin, biomas, mikro hydro, listrik yang dihasilkan bersih, namun tidak stabil dan kapasitasnya kecil.

LEAVE A REPLY