Ilustrasi konsekuensi keputusan. (Foto: Ist)

“…..Sesungguhnya Pendengaran, Penglihatan, dan Hati, semua itu akan diminta pertanggungjawaban.”
(QS Al-Isra: 36 )

ZNEWS.ID JAKARTA – Sadarkah kita bahwa setiap membuat keputusan, pasti memiliki konsekuensinya tersendiri? Apapun keputusannya, konsekuensinya pasti ada dua. Ada yang kita sukai dan ada yang tidak. Namun demikian, kita harus menanggung semua konsekuensi tersebut dan bertanggung jawab atasnya.

Misalnya, ketika seorang pria memutuskan untuk menikah, konsekuensinya adalah ia harus rela sebagian kebebasannya bermain bersama teman-temannya terenggut untuk istri dan anaknya. Ia juga harus menafkahi tanggungan-tanggungannya tersebut.

Berbeda dengan konsekuensi yang harus dipikul oleh seorang pria yang memutuskan untuk tidak menikah. Meskipun ia bebas bermain dengan teman-temannya dan tak perlu menafkahi istri dan anak, namun konsekuensinya ia berisiko terjebak dalam perzinaan.

Sebab, hasrat biologisnya tak tersalurkan pada pasangan yang halal. Ia juga harus menanggung konsekuensi terkena penyakit kelamin menular akibat gaya hidup bebas. Konsekuensi lainnya adalah ia akan menjadi tua dalam keadaan seorang diri tanpa ada yang mengurusi, apalagi mewarisi segala sifat dan harta yang ia miliki.

Jika pria tersebut akhirnya menikah, namun tak bersedia memberi uang nafkah untuk istrinya, serta lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman-temannya, bisa dikatakan ia adalah pria yang tidak bertanggungjawab. Ia hanya menginginkan konsekuensi yang ia sukai saja serta menafikan konsekuensi yang tidak disukainya

Karena setiap keputusan akan melahirkan konsekuensi-konsekuensi, maka tak heran jika di akhirat kelak Allah akan menggelar pengadilan atas segala keputusan yang kita buat dan jalankan. Ia akan memeriksa apakah kita menanggung segala konsekuensi dari keputusan yang kita ambil, ataukah kita termasuk orang yang tidak bertanggungjawab?

Karena, sebagai seorang muslim yang menyatakan bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, kalimat syahadat itu telah melahirkan konsekuensi yang perlu kita jalankan.

BACA JUGA  Terkait Penusukan Ulama, Menag Ingat Nasihat Nabi pada Usamah

LEAVE A REPLY