Ilustrasi kiat menjaga bayi dan anak dari iritasi kulit. (Foto: shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Praktisi Keperawatan Perinatologi RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, Ns Novardian MKep SpKepAn, membagikan sejumlah kiat bagi orang tua untuk menjaga kulit bayi dan anak dari iritasi dan luka.

Wanita yang akrab disapa Nova itu mengatakan bahwa sejumlah permasalahan kulit yang rentan dimiliki bayi dan anak antara lain ruam popok atau iritasi pada kulit bayi di area yang tertutup popok. Lalu, luka karena gesekan, iritasi dari penggunaan plester, hingga iritasi dari pakaian.

“Itu yang kadang tidak kepikiran sama orang tua. Yang iritasi karena bayi banyak baring, bajunya mungkin tidak menyerap keringat sehingga menyebabkan iritasi, penekanan area tempat tidurnya dari bahan yang buat berkeringat, atau tidur dengan alas dan lama, itu kadang penerapannya tidak dimengerti orang tua,” jelas Nova, dilansir dari Antara, Jumat (26/11/2021).

Lebih lanjut, Nova menambahkan, hal yang perlu diperhatikan orang tua adalah bagaimana pencegahan iritasi dan luka dari awal. Hal ini bisa dilakukan melalui penggunaan perlindungan skin barrier.

“Skin barrier bisa digunakan sebagai pencegahan di awal, ini harus dikenalkan lebih lanjut. Jangan menunggu setelah jadi parah baru diobati,” ujar dia.

Nova melanjutkan, selain melakukan pencegahan dengan skin barrier, orang tua juga bisa menghindari produk dengan pewangi dan alkohol untuk menyembuhkan luka dan iritasi kulit.

“Banyak sekali bahan-bahan yang harus kita hindari untuk kurangi iritasi pada kulit bayi dan anak; di antaranya adalah pewangi dan alkohol. Alkohol ini keras, namun bisa digunakan berdasarkan konsentrasinya,” katanya.

BACA JUGA  Hadapi Pandemi, Orang Tua dan Anak Harus Berkomunikasi dari Hati ke Hati

LEAVE A REPLY