Dompet Dhuafa Banten memberikan bantuan berupa satunan kepada guru ngaji di pedalaman Banten yang tersebar di beberapa wilayah seperti Pandeglang hingga Lebak. (Foto: DD Banten)

ZNEWS.ID LEBAK – Semangat guru ngaji di pelosok mengajarkan dan mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak masih terasa hingga saat ini. Gerakan Magrib Mengaji yang dilakukan oleh para guru ngaji dipelosok bertujuan mendekatkan Al-Qur’an kepada anak-anak sejak dini.

Menuju Kampung Pamundayan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cijaku, Lebak, Banten, beberapa waktu lalu, Tim Dompet Dhuafa Banten memberikan bantuan berupa satunan kepada guru ngaji pedalaman yang sangat membutuhkan. Mereka ikhlas mengajarkan anak mengenal Al-Qur’an walaupun tak dibayar sepeserpun.

Dompet Dhuafa Banten memberikan bantuan berupa satunan kepada guru ngaji di pedalaman Banten yang tersebar di beberapa wilayah seperti Pandeglang hingga Lebak. (Foto: DD Banten)

Tim Dompet Dhuafa Banten dalam penyaluran kali ini memberikan bantuan sebanyak Rp13 juta kepada 13 guru ngaji di pedalaman Banten yang tersebar di beberapa wilayah seperti Pandeglang hingga Lebak.

Alhamdulillah, masing-masing guru ngaji mendapatkan Rp1 juta untuk kebutuhan mengamalkan ilmu agama kepada anak-anak disana.

Dompet Dhuafa Banten memberikan bantuan berupa satunan kepada guru ngaji di pedalaman Banten yang tersebar di beberapa wilayah seperti Pandeglang hingga Lebak. (Foto: DD Banten)

Ini berkat kebaikan donatur, mendukung mereka untuk menciptakan anak-anak yang pandai dan dekat dengan sang Maha Pencipta.

Semoga jalan kebaikan yang telah digaungkan ini bisa terus menebar kebermanfaatan dan menjadi amalan untuk penolong diakhirat kelak baik untuk muzaki, maupun penerima manfaat program ini. (DD Banten)

BACA JUGA  2 Tahun Pasca-Tsunami Banten, Warga Huntara Kembali Rasakan Daging Kurban

LEAVE A REPLY