Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.)

ZNEWS.ID, JAKARTA – United Nations Children’s Fund (UNICEF) telah memesan total 200 juta dosis vaksin polio produksi PT Biofarma  bernama novel Oral Polio Vaccine type 2 (nOPV2).

“Untuk jumlah yang dipesan oleh UNICEF sepanjang tahun 2020-2021 adalah 200 juta dosis vaksin nOPV2,” kata Head of Corporate Communication Bio Farma Iwan Setiawan yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Senin.

Iwan mengatakan nOPV2 merupakan vaksin polio jenis terbaru di dunia yang diperuntukkan bagi sejumlah negara yang hingga kini masih bergelut dengan wabah polio.

Negara yang dimaksud di antaranya yang berdomisili di Mediterania Timur, Pasifik Barat, dan beberapa wilayah di Asia Tenggara.

“Salah satunya Afrika yang masih bergelut dengan wabah polio, karena masih banyak negara di wilayah tersebut belum terbebas dari polio,” katanya.

Iwan mengatakan produksi vaksin tersebut disesuaikan jumlahnya dengan permintaan dari Unicef saat muncul negara yang mengalami lonjakan kasus. Setelah vaksin dipesan, Unicef akan mendistribusikannya ke sejumlah negara yang membutuhkan.

Menurut Iwan pemesanan vaksin buatan Bio Farma itu didasari atas persetujuan WHO atas penggunaan vaksin dalam keadaan darurat (Emergency Use Listing/ EUL) vaksin Polio pada 13 November 2020.

BACA JUGA  Bio Farma Tambah Kapasitas Produksi untuk Percepat Vaksinasi COVID-19

LEAVE A REPLY