Ilustrasi penjara. (Foto: AFP)

ZNEWS.ID JAKARTA – Sejak 2011, Kementerian Luar Negeri berhasil membebaskan 516 warga negara Indonesia (WNI) dari jerat hukuman mati di berbagai negara. Selain itu, pemerintah juga terus melakukan upaya preventif untuk mencegah munculnya kasus baru.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Judha Nugraha, menyebutkan sebanyak 206 warga negara Indonesia (WNI) terancam hukuman mati sepanjang tahun 2021

Ia mengatakan bahwa dari ratusan WNI yang terancam hukuman mati tersebut, Malaysia menjadi negara yang paling dominan akan menjatuhi hukuman mati bagi WNI, yakni 188 orang.

Selain Malaysia, lima WNI juga terancam hukuman mati di Arab Saudi, empat di Uni Emirat Arab, tiga WNI di Laos, dua di Cina, dan masing-masing satu WNI di Vietnam, Myanmar, dan Singapura. Mayoritas kasusnya adalah narkoba.

Selain Narkoba, para WNI yang terancam hukuman mati juga dilatarbelakangi kasus pembunuhan dan lain sebagainya. Jika merujuk gender, dari 206 WNI yang terancam hukuman mati tersebut sebanyak 39 di antaranya merupakan perempuan.

Berikut infografis upaya pemerintah membebaskan warga negara Indonesia dari ancaman hukuman mati:

(Infografis: Antara)
BACA JUGA  Selama Pandemi COVID-19 Tindak Pidana Narkoba di Jakarta Meningkat

LEAVE A REPLY