Ilustrasi obesitas. (Foto: iStock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Peradaban manusia pernah terancam oleh kelaparan, perang, dan infeksi yang berhasil diatasi pada abad ke-20. Namun, saat ini ancaman yang mengintai manusia adalah obesitas akibat kelebihan makanan.

“Sekarang ancaman kita justru kelebihan makanan. Orang gembrot, obesitas adalah masalah peradaban ke depan,” kata dokter spesialis bedah saraf, Ryu Hasan, yang juga anggota Ikatan Dokter Indonesia, dikutip dari Antara, Jumat (22/10/2021).

Ryu menjelaskan bahwa infeksi sekitar satu abad lalu pernah memusnahkan 120 juta manusia. Tapi, ketika pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh bumi, sebanyak empat juta orang meninggal dunia.

Perang yang pernah terjadi pada peradaban manusia membunuh puluhan juta jiwa. Timur Tengah yang masih berlangsung perang sampai saat ini menelan korban ribuan jiwa. Sementara, kelaparan pernah membuat negara seperti Ethiopia kehilangan jumlah penduduk.

“Sekarang tidak ada lagi kelaparan yang mengurangi jumlah populasi dunia,” kata dia.

Dia berpendapat, obesitas merupakan persoalan global dan menjadi perhatian Organisasi Kesehatan Dunia sejak 2000. Dari sekian negara yang menyadari bahaya obesitas, hanya Jepang negara yang paling serius menangani obesitas.

“Jepang punya undang-undang anti gembrot sejak 2008,” kata Ryu.

BACA JUGA  Tidak Hanya dari Inggris dan Afsel, Jepang Tertutup bagi Seluruh WNA

LEAVE A REPLY