Road to ISEF (Indonesia Sharia Economic Festival) 2021 yang berlangsung secara daring melalui YouTube channel DDTV https://youtu.be/LBDd4GhGS4Y, Rabu (13/10/2021). (Foto: Tangkap layar)

ZNEWS.ID JAKARTA – Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Prijono, mengatakan bahwa selain menggunakan instrumen keuangan komersial, instrumen keuangan sosial juga berperan sebagai pemberdayaan ekonomi melalui ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) untuk mencapai filosofi tujuan ekonomi syariah mengedepankan keseimbangan, kebersamaan, keadilan, dan kemaslahatan, yang berorientasi pada kepentingan publik. Harapannya, Wakaf dapat mendorong produktifitas juga pemerataan pendapatan dan pengembangan sektor riil.

“Instrumen keuangan sosial seperti Wakaf, potensinya sangat signifikan sebagai salah satu mesin penggerak ekonomi nasional. Wakaf produktif yang merupakan aset atau dana berbiaya rendah, juga berperan di dalam penyangga guncangan ekonomi,” terang Prijono, membuka Road to ISEF (Indonesia Sharia Economic Festival) 2021 yang berlangsung secara daring melalui YouTube channel DDTV https://youtu.be/LBDd4GhGS4Y, Rabu (13/10/2021).

Prijono menambahkan, melalui pengelolaan secara profesional, wakaf produktif akan dapat meningkatkan efisiensi perekonomian nasional, mempercepat pembangunan ekonomi, dan memperkuat stabilitas sistem keuangan.

Road to ISEF (Indonesia Sharia Economic Festival) 2021 yang berlangsung secara daring melalui YouTube channel DDTV https://youtu.be/LBDd4GhGS4Y, Rabu (13/10/2021). (Foto: Tangkap layar)

Dia juga menyebutkan tiga faktor keberhasilan untuk mendorong partisipasi publik dalam berwakaf. Pertama, literasi, untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap bentuk-bentuk wakaf yang ada.

Kedua, ada tata kelola untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Di sini, nazir (lembaga pengelola wakaf) memiliki peran penting dan strategis. Kemudian, ketiga adalah sinergi dan kolaborasi yang merupakan implementasi dari program-program wakaf.

Dalam keceriaan rangkaian ISEF ke-8, bergulir juga talk show Wakaf Sosial Kemanusiaan oleh Dompet Dhuafa, Rumah Wakaf, dan Lembaga Wakaf MUI yang memaparkan program wakaf. Serta, partisipasi aksi Lelang Wakaf Produktif oleh para undangan.

Dipandu oleh Nina Septiani selaku Host, turut hadir juga sebagai Narasumber dari Dompet Dhuafa di antaranya Bobby Manulang selaku GM Fundrising Wakaf, Juperta Panji selaku GM Layanan Sosial, Haryo Mojopahit selaku Chief Disaster Management Center (DMC).

BACA JUGA  Milenial, Perhatikan 4 Hal Ini saat Mengelola Keuangan

LEAVE A REPLY