Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa masih sigap bantu penyintas pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu sejak Senin (4/10/2021), hingga saat ini. (Foto: DMC DD)

ZNEWS.ID LUWU – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengerahkan Tim Respons Bencana pada kejadianbanjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (4/10/2021). Sejak itu, Tim DMC Dompet Dhuafa bersama relawan gabungan melakukan asesmen ke lokasi-lokasi terdampak. Dan, membantu evakuasi jenazah yang tertimbun longsor.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa masih sigap bantu penyintas pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu sejak Senin (4/10/2021), hingga saat ini. (Foto: DMC DD)

Pada Selasa (5/10/2021), Tim Respons Bencana DMC Dompet Dhuafa melakukan asesmen di Desa Santandung. Kemudian, dilanjut menuju Desa Siteba untuk melihat kondisi jembatan yang rusak akibat bencana banjir. Jembatan dengan panjang 51 meter dan lebar 2 meter tersebut merupakan penghubung Dusun Buntu Awo dan Dusun Kole, Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa masih sigap bantu penyintas pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu sejak Senin (4/10/2021), hingga saat ini. (Foto: DMC DD)

Esoknya, Rabu (6/10/2021), Tim Respons Bencana DMC Dompet Dhuafa melanjutkan asesmen di pengungsian Desa Bolong dan membuka Pos Hangat dengan memberi porsi sebanyak 142. Pos Hangat berada di Masjid Al-Khaeriyah Desa Bolong, Kecamatan Walenrang Utara.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa masih sigap bantu penyintas pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu sejak Senin (4/10/2021), hingga saat ini. (Foto: DMC DD)

Tim Respons Bencana DMC Dompet Dhuafa juga turut menyalurkan logistik berupa terpal, tikar, popok bayi, lilin, dan autan di Kampung Mauso, Dusun Sangtandung, Desa Sangtandung, Walenrang Utara.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa masih sigap bantu penyintas pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu sejak Senin (4/10/2021), hingga saat ini. (Foto: DMC DD)

Pada Kamis (7/10/2021), Tim DMC memutuskan membuka Dapur Umum dan Pos Hangat di Dusun Sangtandung dengan memberikan porsi sebanyak 125. Jumat (8/10/2021), Tim Respons Bencana DMC Dompet Dhuafa memutuskan untuk membantu penyintas dengan penyediaan air bersih dan lampu penerangan di Dusun Sangtandung. Ke semua program itu hingga saat ini masih terus bergulir.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa masih sigap bantu penyintas pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu sejak Senin (4/10/2021), hingga saat ini. (Foto: Dompet Dhuafa)

“DMC Dompet Dhuafa selalu bersama penyintas. Adapun kegiatan yang kami lakukan, selain asesmen dan menghadirkan program respons darurat juga melakukan identifikasi lanjut terkait program pemulihan. Sehingga, intervensi yang dilakukan akan menjadi program yang panjang dengan menghadirkan aspek pemberdayaan lokal dari wilayah penyintas,” terang Haryo Mojopahit, Kepala DMC Dompet Dhuafa.

BACA JUGA  Bantu Penanganan Gempa Sulbar, Dompet Dhuafa Dirikan Musala hingga MCK
Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa masih sigap bantu penyintas pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu sejak Senin (4/10/2021), hingga saat ini. (Foto: DMC DD)

Sementara, BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk tetap siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi basah. Berdasarkan informasi peringatan dini cuaca BMKG pada periode 9 – 15 Oktober 2021, beberapa wilayah perlu memperhatikan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang, salah satunya Provinsi Sulawesi Selatan.

LEAVE A REPLY