Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Social Policy and Human Rights Institute (SOPHIE) dan Lembaga Kajian Islam dan Hukum Islam (LKIHI FHUI) mengadakan Focus Group Disscussion (FGD) dengan tema Peran dan Urgensi Keterlibatan Civil Society dalam Universal Periodic Review (UPR) untuk Indonesia Tahun 2022: Inventarisasi Isu-isu Krusial dalam Pemenuhan Hak Kesehatan di Indonesia secara daring, Sabtu (9/10/2021). (Foto: Tangkap layar)

ZNEWS.ID JAKARTA – Polemik yang ditimbulkan pandemi Covid-19 sangat beragam, terutama terkait pemenuhan hak kesehatan di masyarakat. Pandemi selayaknya seperti ujian bagi Indonesia tentang seberapa siap kita menginventarisasi berbagai permasalah di masyarakat selama ini.

Hal ini terlihat jelas dalam bagaimana kita melaksanakan apa yang sudah diatur sebelumnya pada konstitusi dengan implementasi sehari-hari.

Secara kerangka pemenuhan hak atas kesehatan, satu sisi negara kita jelas mengakui dan sangat mewajibkan pemenuhan hak warga negaranya, salah satunya terkait dengan hak atas pelayanan kesehatan.

Di antaranya terdapat pada Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia dan Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya yang telah diratifikasi oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005.

Masyarakat juga tidak serta merta menggantungkan segalanya kepada negara walaupun hal itu sudah diatur di dalam undang-undang. Pemenuhan hak kesehatan sering kali hadir dari lingkup masyarakat itu sendiri.

Saling membantu dan menguatkan orang lain menjadi kekuatan besar yang dimiliki masyarakat terutama di Indonesia. Gerakan masyarakat semacam ini sering disebut dengan ‘civil society’. Bahkan ini bisa dikatakan kekuatan besar dan dapat mengubah sesuatu menjadi nyata.

Melihat hal tersebut, Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Social Policy and Human Rights Institute (SOPHIE) dan Lembaga Kajian Islam dan Hukum Islam (LKIHI FHUI) mencoba membahasnya melalu Focus Group Disscussion (FGD) dengan tema Peran dan Urgensi Keterlibatan Civil Society dalam Universal Periodic Review (UPR) untuk Indonesia Tahun 2022: Inventarisasi Isu-isu Krusial dalam Pemenuhan Hak Kesehatan di Indonesia.

BACA JUGA  Apresiasi Pejuang Corona, Yuzu dan Dompet Dhuafa Bersinergi Bantu Yatim Piatu

LEAVE A REPLY