Gelaran PON XX Papua. Antara

ZNEWS.ID, JAKARTA – Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan Pemerintah Indonesia memastikan peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang terinfeksi COVID-19 menjalani perawatan dan dinyatakan sembuh sebelum kembali ke daerah asal.

“Penanganan kasus positif yang ditemukan selama perhelatan PON XX berlangsung akan langsung diisolasi di tempat sebelum diizinkan pulang ke daerah asal sampai hasil tesnya negatif,” ujar Wiku dalam konferensi pers virtual Perkembangan Penanganan COVID-19 di Jakarta, Selasa.

Dalam rangka mencegah peningkatan penularan COVID-19 dan sebagai bentuk hati-hatian, Wiku menuturkan setiap kontingen, walaupun sudah melakukan tes deteksi COVID-19 sebelum perjalanan, tetap wajib melakukan tes ulang dua kali saat tiba di daerah asal.

Selain itu, kontingen juga melakukan karantina lima hari di fasilitas yang telah disediakan satuan tugas penanganan COVID-19 atau pemerintah daerah setempat.

Pengaturan itu termaktub dalam adendum kedua dari Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perjalanan Dalam Negeri yang akan berlaku sampai dengan 31 Oktober 2021.

Hingga 11 Oktober 2021, ditemukan 83 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dari hampir 10.000 peserta yang mengikuti PON XX atau sekitar 0,83 persen, sedangkan keluhan penyakit lain yang tercatat selama penyelenggaraan PON XX adalah empat kasus malaria dan dua kasus diare.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan melaporkan kemunculan kasus positif yang ada dalam perhelatan PON XX diakibatkan adanya interaksi antarpeserta dalam kamar dan saat makan bersama, dan sebagian atlet juga menjadi penonton dan kadang-kadang pada saat perayaan kemenangan tidak taat protokol kesehatan.

BACA JUGA  Belajar dari India, Doni Monardo Kembali Ingatkan Potensi Bahaya Mudik saat Pandemi

LEAVE A REPLY