ZNEWS.ID, BOGOR – Oktober tahun lalu, Kepala Subdirektorat Pengamanan Limbah dan Radiasi, Direktorat Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Jelsi Natalia Marampa menargetkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tidak lagi menggunakan alat-alat kesehatan bermerkuri pada akhir Desember 2020.

Kemudian di tahun 2021, Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan kepada 567 fasyankes yang terdiri dari 92 RS, 397 Puskesmas, dan 78 Fasyankes lainnya (klinik dari TNI dan klinik swasta) dari 34 Kabupaten/Kota di 16 Provinsi.

“Alhamdulilah dari 92 Rumah Sakit tersebut, RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa (RST) menjadi satu dari dua Rumah Sakit di Kabupaten Bogor yang menerima penghargaan tersebut, ujar dr.Jumpa Utama selaku Manajer Pelayanan dan Penunjang Medis RST kepada awak media, Selasa (12/10/2021).

Piagam penghargaan tersebut diterima oleh Manajemen RST pada pekan pertama di Oktober 2021. dikatakan lebih lanjut oleh Jumpa, penghargaan yang didapat RST merupakan ikhtiar bersama seluruh insan RST dalam menjalankan kewajiban yang sudah dirilis oleh Kemenkes pada tahun 2020 mengenai tidak menggunakan alat-alat bahan bermerkuri untuk layanan kesehatan.

“Pertama terimakasih betul kepada Kemenkes melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor yang sudah memperhatikan kami dalam memberikan layanan kesehatan kepada pasien,” sambung dr Jumpa.

Sementara, dr. Esther M. M.Kes, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor berharap semoga dintahun 2022 prestasi ini dapat dipertahankan dan bisa semakin banyak lagi Rumah Sakit yang meninggalkan penggunaan alat-alat kesehatan yang mengandung merkuri.

“Mudah-mudahan tahun depan semakin banyak Rumah Sakit yang mendapatkan penghargaan ini,” ungkapnya.

Penghapusan alat kesehatan ini bertujuan untuk mewujudkan fasyankes yang bebas dari alkes bermerkuri dalam upaya melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

BACA JUGA  PT Natur Juaraku Indonesia Gandeng Dompet Dhuafa Salurkan Suplemen untuk Tenaga Medis

LEAVE A REPLY