Setu Babakan. Istimewa

ZNEWS.ID, JAKARTA – Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan memberlakukan sistem ganjil-genap bagi kendaraan  yang berkunjung ke Museum Betawi selama masa uji coba setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Kepala UPK PBB Setu Babakan, Imron saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin mengatakan pengunjung juga diwajibkan untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi.

Imron mengatakan aturan-aturan tersebut ditujukan untuk menekan potensi penyebaran COVID-19 di kawasan Museum Betawi.

“Bukan artinya kita mempersulit orang untuk masuk museum.  Itu dalam rangka melindungi yang di dalam museum, karyawan dan pengunjung agar tidak terpapar COVID-19,” kata Imron.

Imron menegaskan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, akan dapat mengendalikan orang yang melakukan aktivitas di dalam Museum.

Karena itu, dia pun mengajak masyarakat yang berencana mengunjungi Museum untuk mendukung kebijakan tersebut sehingga uji coba pembukaan tempat wisata itu berlangsung dengan baik.

“Oleh karena ini adalah langkah-langkah pemerintah dalam rangka melindungi, bagi yang sudah divaksin atau sehat atau yang belum, maka perlu didukung oleh seluruh komponen masyarakat gitu,” kata Imron.

BACA JUGA  Pelanggar Ganjil Genap di DKI akan Ditilang

LEAVE A REPLY