Kapolda Sulawesi Tengah Rudy Sufahriadi. (Antara)

ZNEWS.ID, POSO – Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya selain mengejar sisa anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), juga melakukan pendekatan persuasif kepada sejumlah warga diduga masih menjadi simpatisan dan membantu memenuhi kebutuhan teroris Poso.

Pendekatan persuasif tersebut berupa ajaran kebenaran agama dan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang melibatkan tokoh agama, pengajar agama Islam dan bhabinkamtibmas di sejumlah desa yang ada di Sulawesi Tengah.

“Kami diskusi dan bicara soal ajaran-ajaran kebenaran kepada masyarakat,” kata Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Polisi Rudy Sufahriadi, di Poso, Senin.

Rudy menjelaskan, saat ini operasi bersandi Madago Raya tersebut masih terus berjalan. Namun, tidak hanya mengejar kelompok tersebut, tetapi juga melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif dan membantu masyarakat.

“Kami lakukan pendekatan kepada simpatisan dengan mengambil dai dari bhabinkamtibmas. Ini buat masyarakat yang ada di Sulteng, Indonesia, Poso,” ujarnya pula.

Dalam pengejaran, Satgas Madago Raya berusaha memetakan keberadaan empat DPO MIT Poso yang diketahui berada di tiga kabupaten, yakni Poso, Parigi Moutong, dan Sigi.

Rudy terus mengimbau agar sisa DPO MIT Poso segera menyerahkan diri untuk diproses secara hukum dan mendapatkan bimbingan dari pemerintah.

LEAVE A REPLY