Ilustrasi periksa mata. (Foto: rsmataachmadwardi.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Sama seperti anjuran dokter gigi untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut setidaknya enam bulan sekali, kondisi mata juga sebaiknya dicek secara rutin. Sebab, ada gangguan pada mata yang terjadi tanpa disadari karena tidak bergejala, seperti mata kering.

“Yang punya gejala mata kering hanya 40 persen, sisanya tidak bergejala. Mereka tidak sadar, untuk mengetahuinya harus ditemukan oleh dokter mata. Sebaiknya setiap enam bulan sekali periksa ke dokter mata,” kata spesialis mata dr. Damara Andalia SpM di webinar, dikutip dari Antara Senin (11/10/2021).

Mata kering adalah penyakit yang sering ditemui dan bisa dipicu oleh berbagai faktor. Penyakit ini terjadi ketika produksi dan kualitas air mata yang bersifat sebagai pelumas menurun, bila tidak diatasi dapat menimbulkan komplikasi luka terbuka pada lapisan luar pelindung mata alias kornea.

Menurut Damara, kadang kala mata kering yang tidak bergejala baru ditemukan ketika pasien sedang melakukan pemeriksaan tubuh secara menyeluruh.

Sindrom mata kering sering terjadi pada orang-orang di atas usia 50 tahun, terutama perempuan pasca menopause. Namun, tidak menutup kemungkinan mata kering juga dialami oleh mereka yang usianya lebih muda.

“Jika ditemukan sejak awal, terapinya juga akan lebih mudah,” kata Damara.

Setiap orang bisa mewaspadai sindrom mata kering dengan mengenali gejala subjektif yang dirasakan sendiri, seperti rasa tidak nyaman pada mata, terasa berpasir, lengket, dan kemerahan.

BACA JUGA  6 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mata

LEAVE A REPLY