Ilustrasi wanita lebih berisiko terkena osteoporosis. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID JAKARTA – Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan reumatologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Faisal Parlindungan, SpPD-KR, mengatakan bahwa wanita memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena osteoporosis dibanding pria.

“Ada faktor risiko yang tidak bisa diubah, misalnya jenis kelamin. Wanita lebih gampang terkena osteoporosis,” kata Faisal dalam talkshow virtual, dikutip dari Antara, Minggu (10/10/2021).

Faisal menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan perbedaan hormon antara wanita dan pria. Pada wanita, ada hormon estrogen yang berfungsi untuk mencegah keropos tulang.

Namun, lanjut dia, seiring bertambahnya usia, wanita akan mengalami menopause di mana indung telur atau ovarium tidak lagi memproduksi sel telur dan hormon estrogen.

“Sehingga, wanita yang sudah menopause sangat mungkin untuk mengalami pengeroposan tulang,” ujar Faisal.

Selain karena hormon, risiko osteoporosis yang lebih tinggi pada wanita juga disebabkan struktur tulang yang 30 persen lebih sedikit dibanding pria.

Faisal juga mengatakan bahwa faktor risiko osteoporosis lainnya yang tidak bisa diubah adalah riwayat osteoporosis dalam keluarga. Dia juga menyebut orang Asia lebih mudah terkena penyakit tersebut.

BACA JUGA  Cegah Osteoporosis dengan "Nabung Tulang" sedari Muda

LEAVE A REPLY