Ilustrasi obat. (Foto: Shutterstock)

ZNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengharapkan masyarakat berperan aktif melakukan tata kelola obat kedaluwarsa yang bersumber dari rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan.

Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Yogi Ikhwan dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan, ada beberapa langkah dapat dilakukan seperti pemilahan dan pengumpulan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3) rumah tangga.

Dia mengatakan, masyarakat dapat melakukan pemilahan obat kedaluwarsa di rumah dan mengemasnya secara khusus dengan wadah tertutup seperti amplop atau kantong plastik.

“Setelah dikemas dengan rapi, diberi penandaan seperti tulisan obat kedaluwarsa di wadah atau kantong tersebut,” kata Yogi.

Untuk proses pengumpulan, seperti pengangkutan akan dilakukan oleh petugas kebersihan atau dapat dimasukan ke tong sampah pilah berwarna merah di sekitar rumah, jalan atau di fasilitas umum.

“Tempat sampah berwarna merah tersebut khusus menampung sampah B3 rumah tangga,” kata Yogi.

Dia menambahkan, sampah B3 rumah tangga yang terdapat pada tong sampah pilah akan dibawa ke tempat penampungan sementara (TPS) yang sudah ditentukan sebagai lokasi pengumpulan.

LEAVE A REPLY