Mamat Rahmad (41), petani binaan Desa Tani Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, besutan Dompet Dhuafa Jawa Barat. (Foto: Dompet Dhuafa) 

ZNEWS.ID BANDUNG BARAT – Profesi petani saat ini semakin kurang diminati, khusus oleh generasi muda. Padahal, petani merupakan ‘tulang punggung’ ketersediaan pangan nasional yang berperan penting pada kemaslahatan hidup orang banyak.

Sebagai negara agraris, petani juga memiliki peluang besar untuk sukses. Hal ini yang disadari oleh Mamat Rahmad (41), petani binaan Desa Tani Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Keinginan yang tinggi untuk menggarap pertanian berbasis keilmuan membuatnya bersemangat mengikuti program Dompet Dhuafa Jawa Barat (DD Jabar) itu.

“Bertani itu pakai ilmu, kalau dulu orang tua kita bertani hanya sekadar menanam dan panen dengan hasil pas-pasan. Seharusnya, zaman modern seperti sekarang kita bisa dapat hasil lebih kalau bertani menggunakan ilmu. Hasil meningkat, tanah pun tidak rusak karena pola-pola yang seharusnya tidak benar, seperti terlalu banyak menggunakan bahan kimia tanpa ukuran jelas,” ujar Mamat yang hangat disapa Mamang.

Mamat Rahmad (41), petani binaan Desa Tani Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, besutan Dompet Dhuafa Jawa Barat. (Foto: Dompet Dhuafa)

Potensi keuntungan bukan satu-satunya yang mendorong Mamat ingin meneruskan kiprah orang tuanya menjadi petani. Baginya, menjadi seorang petani merupakan terapi penyembuhan paling efektif.

Sebelum menjadi petani, selama sebelas tahun, Mamat  terus beralih profesi. Dia juga pernah bersinggungan dengan narkotika. Bahkan, menurut pengakuannya, ia sudah dua kali mendekam di penjara karena kedapatan memiliki narkoba.

“Sebelas tahun dulu saya pindah-pindah tempat kerja ikut orang lain, sampai saya pernah masuk penjara karena kedapatan memiliki narkoba sampai dua kali,” ungkapnya.

Setelah itu, Mamat berpikir, lebih nyaman kembali ke kampung menjadi petani seperti orang tua dulu. Hati tenang, pikiran tidak pusing, badan pun jadi sehat karena tidak menggunakan narkoba lagi.

BACA JUGA  Amsal, Anak Desa yang Berhasil Gapai Mimpi Kuliah di PTN

LEAVE A REPLY