Ilustrasi riba. (Foto: Ist)

ZNEWS.ID JAKARTA – Semua sepakat tentang haramnya riba, dan kita diperintahkan untuk meninggalkan praktik atau transaksi riba dalam muamalah, sesuai dengan firman Allah SWT:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَذَرُوۡا مَا بَقِىَ مِنَ الرِّبٰٓوا اِنۡ كُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِيۡنَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang beIum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.” (Al Baqarah 278).

Ada beberapa kerugian bagi para pelaku riba. Yakni:

1. Mendapat Laknat dari Rasulullah SAW

عن جابر بن عبدالله رضي الله عنهما قال

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا وَمُؤْكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

Dari Jabir bin Abdullah berkata, ”Rasulullah SAW melaknat pemakan riba, yang memberi, yang mencatat, dan dua saksinya. Beliau bersabda: ‘Mereka semua sama’.” (HR Muslim)

2. Allah Hapus Keberkahan Para Pelaku Riba

Allah berfirman, “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan selalu berbuat dosa.” (Al Baqarah: 276)

3. Pelaku Diancam dengan Siksa Api Neraka

Di dalam praktik riba, tidak ada satupun manfaat yang bisa diambil atasnya. Ancaman bagi para pelaku riba adalah neraka. Ancaman yang begitu dashyat ini tidaklah main-main.

Allah SWT menegaskan pelarangan riba pada QS Ali Imran ayat 130: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.”

LEAVE A REPLY