Ilustrasi: Crisis Center Dompet Dhuafa membuka layanan pemulasaraan gratis bagi masyarakat. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID JAKARTA – Survei lembaga riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) mengungkapkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, sebanyak 29,8 persen masyarakat mengaku ada kerabat dekat mereka yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 saat puncak pandemi gelombang kedua, Juli 2021 lalu.

Kerabat dekat yang dimaksud adalah bapak-ibu mertua, kakak-adik ipar, kakek-nenek, paman-bibi, dan sepupu.

“Selain itu, 5,9 persen masyarakat mengaku ada anggota keluarga inti mereka yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19,” kata Yusuf Wibisono, Direktur IDEAS dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/9/2021).

Yusuf menambahkan bahwabsebanyak 60,8 persen responden mengaku ada tetangga atau teman dekat mereka yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

“Bahkan, secara mengejutkan, dalam tiga bulan terakhir sebanyak 30,6 persen responden mengaku ada tetangga, teman dekat, kerabat, atau anggota keluarga mereka yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 tanpa mendapat perawatan di rumah sakit,” ucap Yusuf.

Temuan ini mengonfirmasi berbagai pemberitaan tentang banyaknya kasus kematian Covid-19 di luar rumah sakit. Lapor Covid-19, per 7 Agustus 2021, melaporkan kematian isolasi mandiri dan di luar rumah sakit mencapai 3.013 kasus di 18 provinsi.

“Secara umum, temuan survei kami menunjukkan bahwa pengalaman kehilangan orang yang dicintai yang dialami masyarakat di tengah pandemi yang tidak terkendali adalah signifikan,” ujar Yusuf.

BACA JUGA  Muncul Varian Virus Baru, IDEAS Dorong Pemerintah Adopsi Strategi Zero Covid

LEAVE A REPLY