Ilustrasi baca selawat. (Foto: pinterest/Ilmfeed)

ZNEWS.ID JAKARTA – Membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan. Allah SWT berfirman:

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَـٰۤىِٕكَتَهُۥ یُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِیِّۚ یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَیۡهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسۡلِیمًا {سورة الأحزاب: ٥٦}

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS Al-Ahzab: 56)

Memperbanyak selawat kepada Nabi juga mempunyai keutamaan. Di antaranya adalah menjadi manusia yang paling mulia dan berhak bersama Nabi SAW di hari kiamat kelak.

وعن ابن مسْعُودٍ أنَّ رسُول اللَّهِ ﷺ قَالَ: أَوْلى النَّاسِ بِي يوْمَ الْقِيامةِ أَكْثَرُهُم عَليَّ صَلاَةً (رواه الترمذي)

Dari Ibnu Mas’ud, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca selawat kepadaku.” (Hadis riwayat Tirmidzi)

Adapun membaca selawat dengan jumlah yang banyak hingga seribu atau lebih, maka tidak ada larangan dalam hal itu. Akan tetapi yang wajib diperhatikan adalah niat ikhlas dari kita.

BACA JUGA  Dompet Dhuafa dan Tokopedia Beri Jemaah Rasa Aman dalam Beribadah

LEAVE A REPLY