Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC DD) Jakarta bersama Posyandu Harapan Ibu melangsungkan pendampingan posyandu di wilayah RT 07, RW 07, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021). (LKC DD Jakarta)

ZNEWS.ID JAKARTA – Melakukan monitoring (pemantauan) kesehatan bayi, balita, dan ibu hamil serta menyusui secara rutin menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Untuk itu, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (lKC DD) Jakarta bersama Posyandu Harapan Ibu melangsungkan pendampingan posyandu di wilayah RT 07, RW 07, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021).

Pelaksanaan pendampingan posyandu balita dimulai pukul 10 pagi, dibantu oleh dua kader posyandu. Kegiatan dilakukan secara bergilir dan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

“Kegiatan yang dilakukan berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan atau panjang badan, ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) dan pencatatan di Kartu Menuju Sehat (KMS), buku  Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta edukasi atau konsultasi,” jelas Eka Rowiyan selaku Staff Program LKC Dompet Dhuafa Jakarta.

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC DD) Jakarta bersama Posyandu Harapan Ibu melangsungkan pendampingan posyandu di wilayah RT 07, RW 07, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021). (LKC DD Jakarta)

Lebih lanjut, Eka menerangkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 35 orang peserta. Semua hasil pemantauan yang didapatkan dari para peserta kemudian dituangkan dalam buku KIA atau KMS.

“Kita melakukan pemantauan berat badan. Berat badan anak dapat dipantau dengan menimbang berat badan di posyandu, lalu dilakukan pencatatan di buku KIA atau KMS, dibedakan grafik warna biru untuk anak laki-laki dan grafik warna pink untuk anak perempuan. Cara mengisi grafik dan status gizi berdasarkan warna grafik,” ungkap Eka.

Eva selaku Ketua RT setempat menjelaskan bahwa para kader banyak yang terlibat pada kegiatan vaksinasi. Tapi, hari ini ada dua kader yang siap melaksanakan kegiatan posyandu.

“Saat ini, kader banyak dilibatkan di kegiatan vaksin. Namun, pelaksanaan posyandu dapat berjalan dengan dua kader yang ada saat ini. Dari total 85 balita hari ini sudah terlaksana 35 balita yang berhasil ditimbang, selebihnya dilanjutkan di lain hari ketika kader sudah tidak lagi terlibat dalam pelaksanaan vaksin,” ujar Eva.

BACA JUGA  Bantuan Tabung Oksigen Dompet Dhuafa dan Matahari Selamatkan Rumiyati dari Tuberkulosis

LEAVE A REPLY