Ilustrasi skincare. (Foto: globfeeds.com/Lori)

ZNEWS.ID JAKARTA – Salah satu kesalahan perawatan wajah yang menyebabkan kulit menjadi tidak sehat adalah karena salah memilih jenis skincare. Dokter bedah plastik Teuku Adifitrian Sp.BR-RE (Tompi) menjelaskan ada dua jenis produk perawatan kulit, yakni skincare untuk terapi atau pengobatan dan skincare untuk maintenance atau perawatan.

“Jadi, skincare itu ada dua jenis kelompok, ya. Kelompok pertama itu jenis maintenance yang bisa dijual bebas. Sementara yang kedua ini skincare untuk terapi,” jelas Tompi, dikutip dari Antara, Kamis (2/8/2021).

Dia menambahkan, skincare perawatan khusus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Misalnya, untuk yang racikan, kadar retinolnya ada yang dibuat tinggi.

“Pokoknya yang disesuaikan zat aktifnya, sehingga butuh pengawasan dokter dan tidak bisa dijual bebas,” ujarnya

Sayangnya, kata Tompi, sering kali masyarakat teriming-imingi. Melihat kulit temannya cantik, akhirnya nyontek resepnya. Ini yang seringkali membuat kulit jadi tidak sehat.

Kesalahan lainnya adalah pengguna perawatan wajah racikan tidak memeriksa kembali kondisi kulitnya setelah terapi. Padahal, kata Tompi, kondisi kulit bisa berubah setelah menggunakan skincare terapi.

Selain itu, tindakan-tindakan lainnya seperti eksfoliasi atau peeling kulit juga menambah kefatalan dari penggunaan skincare terapi yang tidak berada di bawah pengawasan dokter.

BACA JUGA  Ada 30 Kasus Pembekuan Darah Terkait Vaksin AstraZeneca di Inggris

LEAVE A REPLY